MENTERI ESDM: LUMPUR TETAP DIALIRKAN KE KALI PORONG

Minggu, 6 Januari 2008 09:49:25

Menteri Energi Sumber Daya Mineral (ESDM) RI, Purnomo Yusgiantoro menegaskan Badan Penanggulangan Lumpur Sidoarjo (BPLS) akan tetap mengalirkan lumpur ke arah selatan atau menuju Kali Porong. Tetapi yang paling penting adalah membangun intake (pintu masuk) untuk membuang lumpur dari pusat semburan menuju Kali Porong melalui spill way (saluran pelimpah) di Desa Pejarakan, Kecamatan Jabon, Sidoarjo.
“Pembangunan intake itu harus secepatnya diselesaikan. Kami sudah putuskan dalam rapat tertutup di VIP Room Bandara Internasional Juanda Surabaya pada Sabtu (5/1) hari ini untuk menyelesaikannya. Langkah ini dilakukan agar lumpur dan air tidak lari ke arah utara, karena berdasarkan geografinya lumpur memang lari ke utara,” kata anggota Dewan Pengarah BPLS ini seusai rapat tertutup dengan jajaran Muspida Jatim, Muspida Sidoarjo dan Lapindo Brantas Inc (LBI), Sabtu (5/1) siang.
Menurut Purnomo, saat ini di kawasan Porong, Sidoarjo sedang memasuki musim penghujan. Jika lumpur dan air bisa dialirkan ke Kali Porong, secara otomatis akan mudah tergelontor dan tidak terjadi sedimentasi (pendangkalan) di Kali Porong. Untuk itu, BPLS secepatnya harus memperbesar intake dari pusat semburan menuju ke arah selatan, agar tidak terjadi tanggul yang mengalami penurunan tanah dan jebol seperti terjadi pada Kamis (3/1) pukul 22.00 sehingga merendam Jl Raya Porong-Sidoarjo.
“Jangan sampai peta area terdampak makin meluas lagi. Karena jika ingin mengubah peta harus merevisi Perpres 14/2007 dulu. Tetapi rasanya Perpres itu tidak akan diubah, karena peta area terdampak akan tetap,” tegasnya.
Ada tiga hal penting yang disampaikankannya kepada Ketua Pelaksana BPLS Sunarso, Gubernur Jatim Imam Utomo, Bupati Sidoarjo Win Hendrarso dan pimpinan Lapindo Brantas Inc (LBI). Yakni, pembangunan kembali infrastruktur di kawasan Porong dengan biaya APBN, pembayaran sisa uang muka 80% bagi korban lumpur dan opsi relokasi mandiri dengan dibangunkan perumahan, serta penanganan penanggulan semburan lumpur secepatnya difinalkan.
Ketua Pelaksana BPLS, Sunarso mengatakan, secapatnya dalam empat minggu ke depan akan melaksanakan empat agenda penting 2008. Yakni, pengendalian semburan, pengaliran dari pusat semburan ke intake, pemompaan dari intake ke Kali Porong, dan pengaliran lumpur ke laut. “Kami saat ini akan memasang pompa yang berkapasitas 3,6 meter kubik per detik untuk membuang lumpur ke Kali Porong,” ujarnya.
Dia menjelaskan, pekerjaan BPLS untuk melakukan penanggulan maupun pembuangan lumpur di Kali Porong seringkali mendapat hambatan dari warga Desa Pejarakan, Kedungcangkring, Besuki dan Mindi. Ini karena warga dari empat desa itu menginginkan wilayahnya masuk dalam peta area terdampak, uang ganti rugi gagal panen, pekerjaan, biaya evakuasi dan jalan desa diaspal.
Gubernur Jatim Imam Utomo menjelaskan, Pemprop Jatim dan Pemkab Sidoarjo akan melakukan pendekatan secara persuasif kepada warga yang tidak masuk peta terdampak itu. Dalam waktu dekat, gubernur bersama Bupati Sidoarjo dan jajaran LBI akan menemui warga untuk membicarakan masalah ganti rugi gagal panen. “Kemampuan propinsi bisa menyediakan anggaran sekitar Rp 2 miliar sampai 2,5 miliar untuk ganti rugi gagal panen itu. Tetapi ada warga delapan desa yang menginginkan gain rugi gagal panen itu dan nilainya mencapai Rp 13 miliar,” tuturnya.
Sementara itu, Bupati Sidoarjo Win Hendrarso menambahkan, pihaknya menginginkan adanya kesatuan tekad bersama-sama antara pemerintah pusat, propinsi maupun kabupaten mengenai wilayah yang masuk area peta terdampak. “Kalau hanya bupati, memang tidak ada kekuatan. Aparat pemerintah harus turun bersama-sama. Ini dilakukan agar tidak ada politisasi atau kepentingan golongan tertentu terhadap korban lumpur menjelang pemiihan gubernur 2008 dan Pemilu 2009,” imbuhnya. *(tok)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: