Muncul Bubble Ke-76

RADAR SIDOARJO Sabtu, 12 Jan 2008SEMENTARA itu, kemarin (11/1) muncul bubble baru lagi di rumah Junaedi, 30, warga RT 1 RW V Desa Pejarakan, Kecamatan Jabon. Bubble itu menyembur di bekas sumur bor yang dibuat pada 1994 oleh pemilik rumah. Fergaco, petugas pemantau gas, menyatakan bahwa bubble tersebut tidak berbahaya.

Junaedi mengatakan, kedalaman sumur 40 meter. Sumur itu tidak dipakai lantaran airnya asin. Warga tahu ada bubble ketika ada luberan air di teras rumah. Air lantas mengalir ke selokan. “Saya congkel, terus keluar semburannya,” ujar Junaedi. Menurut Dodie, anggota tim Engineer Fergaco, tidak terdeteksi gas hydrogen sulfide (H2S) dalam bubble tersebut. Namun, gas low explosive limit (LEL) mencapai lima persen. Artinya, gas mudah terbakar.

Dia menerangkan, meski mudah terbakar, kondisinya tetap aman karena berada di tempat terbuka dan banyak angin. Lain halnya jika tempatnya tertutup sehingga gas terkonsentrasi. “Supaya aman, jangan sampai gasnya terkonsentrasi,” kata Dodie.

Humas Badan Penanggulangan Lumpur Sidoarjo (BPLS) Achmad Zulkarnain menyebut, semburan itu merupakan yang ke-76. Semburan ke-75 ditemukan di Perum TAS II, Desa Kalisampurno, Kecamatan Tanggulangin. Kondisinya memang tidak berbahaya, namun warga tetap diminta waspada. “Meski aman, warga harus berhati-hati,” tutur Zulkarnain. (riq/roz)

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: