Tunggu Pelunasan 80 Persen

RADAR SIDOARJO Rabu, 23 Jan 2008
SIDOARJO – Kapolda Jatim Irjen Po Herman S. Sumawiredja menyatakan, penyidikan kasus luapan lumpur Lapindo masih berlangsung. Namun, hingga sekarang, polisi sulit menemukan bukti kesalahan. Padahal, perkara bisa diajukan ke pengadilan jika ada bukti tersebut.

“Jika factual proving-nya (bukti konkret, Red) belum ditemukan, kami masih kesulitan,” kata Kapolda di sela-sela meresmikan Taman Makam Bahagia Bhayangkara di Krian kemarin. Apalagi, saksi-saksi ahli yang diperiksa kian meringankan PT Lapindo.

Kesulitan menemukan bukti kesalahan itu memungkinkan polda menghentikan penyidikan. Jika tetap dipaksakan, itu akan mempersulit penyidikan itu sendiri. Namun, kepastian penghentian tersebut baru bisa ditentukan setelah pembayaran ganti rugi 80 persen untuk korban lumpur selesai.

Pembayaran ganti rugi itu dijadwalkan berlangsung Mei 2008. Hingga sekarang, baru uang muka 20 persen yang dibayarkan. “Jika selesai, baru kita pastikan,” tegas Kapolda. Penyelesaian pembayaran 80 persen itu merupakan jaminan tanggung jawab Lapindo atas semburan lumpur.

Pernyataan Kapolda ditanggapi dingin PT Lapindo. Vice President Human Relation PT Lapindo Brantas Inc. Yuniwati Teryana mengatakan, penghentian penyidikan merupakan hak mutlak polisi sebagai penegak hukum. Lapindo hanya menjalani kewajiban sebagai warga negara yang baik. “Itu semua terserah kepolisian,” kata Yuniwati.

Dia juga menegaskan, tanpa ada pernyataan Kapolda, Lapindo tetap menjalankan komitmen yang tertuang dalam Perpres No 14 Tahun 2007, yang mengatur pembayaran ganti rugi.(riq/roz)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: