Semburun Baru Lumpur Dibuang ke Jalan Raya

24/01/08 21:01 Sidoarjo (ANTARA News) – Semburan baru (bubble) ke-78 yang muncul di rumah, Irawan warga RT3/RW1 Desa Siring Barat, Porong, Sidoarjo, Jatim, Kamis mengenangi sebagian ruas jalan Raya Porong.

Karena itu, warga terpaksa membuang semburan air bercampur lumpur itu, akibat buble baru itu tidak ditangani serius oleh Badan Penanggulangan Lumpur Sidoarjo (BPLS).

Informasi yang dihimpun ANTARA News menyebutkan, awalnya semburan air itu sudah dipasangi pipa oleh pemilik toko oli Alam Jaya dan dibuang ke halaman samping rumah, namun ditolak warga setempat.

Sukadi, warga RT3/RW1 Siring Barat mengatakan, warga mendesak BPLS segera melakukan penanganan secara serius itu, jangan hanya diukur kandungan gasnya saja, tetapi pembuangan air yang terus keluar itu harus dicarikan solusinya.

“Selain pipanisasi yang dilakukan warga pemilik toko sendiri, BPLS hingga kini tidak melakukan penanganan apapun, sehingga warga kesal dan membuang semburan air ke Jalan Raya Porong,” katanya.

Melihat warga membuang semburan yang dialirkan ke Jalan Raya Porong, akhirnya BPLS mendatangkan alat berat untuk melakukan pengurukan terhadap saluran atau selokan yang menghubungkan tanah kosong, milik PU Bina Marga Sidoarjo.

“”Warga meminta saluran itu di perbaiki guna untuk mengalirkan semburan air ke tanah kosong yang ada di sebelah selatan jalan, tepatnya di Jalan Penitian Siring Barat,” kata Humas BPLS Ahmad Zulkarnain.

Semburan demi semburan terus muncul di Desa Siring Barat. Kali ini, penghuni rumah Irawan, warga RT3/RW1 Siring Barat. Semburan diketahui Rabu (23/1) sekitar pukul 15.30 WIB, yang berasal dari sumur bor yang ditutup dengan lantai cor.

Semburan air itu juga diikuti dengan bau menyengat yang diduga adalah gas. Rumah Irawan ini hanya berjarak 50 meter dari rumah Hadi Wiyanto, yang air di rumahnya berubah menjadi api.

Karena air mengalir sangat deras, Irawan bersama anaknya memasang pipa keluar ke lahan pekarangan samping rumahnya. Namun, ditolak oleh warga.

Banyaknya semburan baru berupa gas dan air di Siring Barat khususnya di RT 3 RW 1 Dukuh Kuningan Porong, membuat BPLS meminta warga tidak memanfaatkan semburan tersebut untuk kegiatan rumah tangga, karena bisa berbahayakan.

Humas BPLS Achmad Zulkarnain mengatakan, semburan-semburan itu hingga saat ini belum dapat dipastikan ukuran kepastian gas yang dikeluarkan dari masing-masing semburan.

Berdasarkan pemantauan Tim Vergaco, volume semburan dari sumur-sumur liar itu terkadang bervolume tinggi dan kecil. Jika dimanfaatkan untuk keperluan memasak, BPLS khawatir, saat volume gas tinggi dan nyala api membesar dapat menimbulkan kebakaran.(*)

Copyright © 2008 ANTARA

3 Balasan ke Semburun Baru Lumpur Dibuang ke Jalan Raya

  1. ahmad888 mengatakan:

    dari dulu koq ga selesai2 tp kalu yg pny hajat para elit smua pd cawe2….tuh di jateng da gawe besar….bener apa kata Pak progo….negeri yg sakit parah rah….

  2. progoharbowo mengatakan:

    Inilah potret negeri saat ini….
    sakit sakit dan sakit…

  3. bintangraya mengatakan:

    saat ini kiranya yang perlu dipikirkan bagaimana supaya kawasan yang terkena lumpur lapindo di Sidoardjo Jatim, tidak diambil alih oleh orang-orang kapiltalistik.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: