Andang Bachtiar : Kunci penyelesaian masalah bencana lumpur Sidoarjo

( “Wah Pakdhe, sepertinya memang keterbukaan data yang Pakdhe teriakkan sejak awal dahulu sekarang menjadi konsen siapa saja ya ?”

D “Memang tidak mudah thole. Dahulu masih banyak yang menganggap data-data itu sebagai data negara dan harus dirahasiakan. Itu memang aturan bakunya. Lah sekarang karena sudah menyangkut orang banyak semestinya dibuka demi rakyat, supaya data itu bisa disantap para peneliti-peneliti”
( “oooh aku pikir disembunyiin P
D “Pada awalnya memang disembunyikan dalam arti untuk diselamatkan, Thole. Harus dijaga kerahasiaan dan juga keasliannya. Ada undang-undangnya. Lah kalau menunggu undang-undang khusus kan lama. Makanya perlu ijin khusus untuk Lusi ini agar dibuka. Jangan suudzon ah !” P

Keterbukaan data dan manajemen riset geologi-geofisika-engineering: Kunci penyelesaian masalah bencana lumpur Sidoarjo.

Andang Bachtiar Continue reading Andang Bachtiar : Kunci penyelesaian masalah bencana lumpur Sidoarjo…

2 Balasan ke Andang Bachtiar : Kunci penyelesaian masalah bencana lumpur Sidoarjo

  1. jd mengatakan:

    Mengikuti diskusi ahli drilling, ada beberapa point yang kayaknya bisa diambil:
    1. Data pak Prof di akuisisi dalam kondisi panik, jadi bisa dibilang actual data (as it was–> ndak sempat masuk salon kecantikan dulu), sementara datanya lapindo (korban hari gini masih make management paguyuban, jadi aja lapindo masih jadi aktor utama di TKP) harusnya dipertanyakan keabsahannya.
    2. Pelaksanaan Relief well yang terdahulu harusnya diambil sebagai bentuk persetujuan bahwa kejadian akibat kesalahan manusia.
    3. Kalau kemudian disadari bahwa natural disaster is the best reason to save the butts of every parties involved, thas’s another story:(.

    Orang harus siap2 untuk yang terakhir ini, karena apa2 dan siapa2 ada harganya.
    Kasihan Tuhan bolak balik jadi tong sampah ketololan dan kebiadaban.

  2. adrianto mengatakan:

    Kuncinya adalah niat baik dari pemerintah yo Cak ? Bagaimana kalau para pakar ikut memback up penyelidikan yang dilakukan oleh Polisi. Polisi itukan bisa membuka data untuk penyelidikan dari pada polisi yang buat laporan tapi oleh kejaksaan dikembalikan lagi, karena kurang lengkap ? Jadi pakar yang pro rakyat dibelakang polisi dan yang pro lapindo dipihak pengacara yang dibayar oleh lapindo, pasti seru Cak dan perdebatannya bisa diketahui oleh publik. Kalau hanya para pakar saja saya rasa tidak tuntas-tuntas, kecuali pihak kepolisian juga dibelakang lapindo…he…he…he

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: