DPRD Ngotot Usulkan 12 Desa

RADAR SIDOARJO Senin, 10 Mar 2008Minta DPR Masukkan Peta Terdampak
SIDOARJO – Warga sejumlah desa di Kecamatan Tanggulangin, Porong, dan Jabon belum menyerah agar desa mereka diakui masuk peta terdampak. Wakil Ketua DPRD Sidoarjo Jalaluddin Alham yang mendampingi wakil-wakil warga itu ke Jakarta menyatakan telah memotong kompas.

“Kami lebih dulu menghadap kepada DPR. Di sana, kami berikan data 12 desa/kelurahan yang seharusnya layak masuk peta terdampak,” ungkap Jalal kemarin (9/3).

Beberapa di antara 12 desa/kelurahan yang diajukan tersebut adalah Desa Penatarsewu, Gempolsari, Sentul, Kalitengah, dan Ketapang di Kecamatan Tanggulangin. Kemudian, Desa Glagaharum, Plumbon, Pamotan, Kelurahan Siring, Jatirejo bagian barat, Gedang, dan Mindi di Kecamatan Porong.

Setelah ke DPR, lanjut Jalal, rombongan tersebut bertandang ke Kantor Menteri Pekerjaan Umum (PU). Di situ, mereka ditemui oleh Dirjen Tata Ruang Imam Santoso yang menjabat sebagai sekretaris Dewan Pengarah Badan Penanggulangan Lumpur Sidoarjo (BPLS).

“Dia menyatakan bahwa data itu diterima untuk digunakan dalam penyempurnaan (peta terdampak, Red),” ujarnya.

Berikutnya, rombongan tersebut bertandang ke istana untuk menghadap Presiden Susilo Bambang Yudhoyono. Namun, mereka tidak dapat bertemu presiden. Mereka cuma diterima oleh deputi pembangunan sekretariat negara.

“Tapi, saat itu juga deputi pembangunan tersebut berkirim surat ke Kantor Menteri PU untuk minta data. Padahal, kami sudah memberikan data kepada menteri PU,” tuturnya.

Menurut Jalal, upaya potong kompas tersebut ditempuh berdasar pada pengalaman. Saat itu, wakil-wakil dari Sidoarjo mengusulkan 15 desa/kelurahan -termasuk 12 desa/kelurahan tersebut- untuk masuk peta terdampak. Usul itu disampaikan melalui jalur eksekutif dahulu.

Akhirnya, dengan dalih atas rekomendasi DPR, pemerintah menyatakan, yang dapat masuk peta terdampak hanya tiga desa. Yaitu, Desa Besuki, Kedungcangkring, dan Pejarakan di Kecamatan Jabon. “Karena itu, alur pengusulannya kali ini kami balik,” ucap Jalal. (sat/roz)

Iklan

4 Responses to DPRD Ngotot Usulkan 12 Desa

  1. takim berkata:

    Betul udah Basi tuh

  2. nh wibowo berkata:

    Aku wis gak percoyo blass karo sing jenenge DPR, Presiden, opomaneh Bupati…!
    Keberhasilan ganti rugi hanya bisa di raih lewat jalan DEMO..DEMO..DAN DEMO..!!
    Sejarah sudah membuktikan, di negri ini hanya DEMO yg bisa menyelesaikan tuntutan.
    Presiden aja bisa turun karena DEMO, apalagi cuma seekor binatang bernama BAKRI.. keciiilll…!!!

  3. LuSi24 berkata:

    Dan sekalian kalau mau bikin PROYEK biar tidak tanggung-tanggung, itung-itung buat sangu PENSIUN 2009, selama ini dimana…khok baru sekarang NGOTOT….!!!!! UDAH BASI, BUNG….!!!!!!

  4. Abah UduD berkata:

    “DPRD Ngotot Usulkan 12 Desa”
    =========================

    🙂 Mbok sekalian satu kabupaten saja, biar tidak repot nantinya 🙂

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: