Waspada, Butuh 20 Pompa

RADAR SIDOARJO Jumat, 14 Mar 2008 SIDOARJO – Kondisi kolam penampungan lumpur yang penuh membuat Badan Penanggulangan Lumpur Sidoarjo (BPLS) terus waspada. Untuk mengalirkan lumpur ke Kali Porong, BPLS masih butuh puluhan pompa. BPLS memerlukan tambahan pompa guna mendukung upaya lain, seperti penguatan tanggul.Humas BPLS Achmad Zulkarnain mengatakan, solusi paling tepat untuk menangani semburan lumpur ialah terus mengalirkan lumpur ke Kali Porong. Peninggian tanggul dinilai tidak efektif jika debit lumpur yang dibuang tidak sebanding dengan besarnya debit semburan.

Debit lumpur yang masuk ke dalam kolam tidak pasti. Namun, dia menyebut angka rata-rata 60 ribu meter per kubik per hari. Sedangkan pembuangan ke kali adalah baru 70 persennya. “Jadi, ukurannya tidak imbang,” ujarnya.

Zulkarnain menambahkan, saat ini ada sepuluh pompa yang dioperasikan di tanggul. Namun, hanya dua yang dioperasikan di tanggul utama. Delapan lainnya dioperasikan di tanggul Desa Besuki, Kecamatan Jabon. “Jadi, wajar jika kurang optimal,” jelasnya.

Untuk mengatasi persoalan tersebut, Zulkarnain menyatakan bahwa dibutuhkan sepuluh pompa lagi agar pembuangan bisa optimal. Total kebutuhan pompa sekitar 20 unit. Jumlah itu merupakan usul dari PT Lapindo. “Menurut mereka, idealnya dibutuhkan pompa sejumlah itu, ” terang Zulkarnain. (riq/roz)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: