Bekas Jalan Tol Jadi Bancakan

RADAR SIDOARJOSabtu, 05 Apr 2008

SIDOARJO – Puing-puing jalan tol Porong-Gempol jadi bancakan. Puluhan pemulung dari berbagai kota menggerogoti sisa-sisa besi konstruksi tol di kawasan Siring, Kecamatan Porong, itu. Dalam sehari, berton-ton besi dijual.

Sekitar 80 orang kemarin (4/4) tampak sibuk membongkar bangunan kukuh bekas jalan tol. Mereka melakukan itu sejak enam bulan lalu. Sebagian malah menginap di atas genangan lumpur demi berburu rezeki dari besi bekas. Mereka membangun kemah di sana.

Salah seorang di antaranya adalah Yoso, 58. Pemulung asal Jepara, Jawa Tengah, tersebut mengatakan bisa mengantongi Rp 100 ribu sehari dari mencari besi bekas di sana. Sudarmaji, 48, pemulung lain warga Kecamatan Tulangan, mengaku bisa dapat 15 sampai 25 kilo per hari seharga Rp 60 ribu sampai Rp 100 ribu.

Besi bekas itu kemudian ditimbangkan kepada Hardi, 40, pria asal Desa Ketapang, Kecamatan Tanggulangin. Dia mengaku mengelola penimbangan besi tersebut sejak enam bulan lalu. Semua itu dilakukan karena besi tersebut masih bermanfaat. “Jika dibiarkan tenggelam, akan sia-sia. Lebih baik diambil dan ditimbang,” katanya.

Hardi menyatakan sudah mengajukan izin kepada Badan Penanggulangan Lumpur Sidoarjo (BPLS). Dalam sehari, dia mampu membawa 1,2 sampai 2 ton besi bekas. Setelah diterima, kemudian dia serahkan ke pabrik peleburan besi di kawasan Krian. “Saya kirim ke sana seminggu sekali,” kata Hardi. (riq/sat/roz)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: