Tagih Janji Presiden, Warga Korban Lumpur Lapindo ke Jakarta

07/04/08 20:50

Sidoarjo (ANTARA News) – Usai memblokir Gedung DPRD Sidoarjo selama tiga jam, warga korban lumpur dari proyek PT Lapindo Brantas Inc. dari tiga desa akhirnya mengizinkan anggota dewan mengantor dan disepakati perwakilan berangkat ke Jakarta, Senin petang.

Kesepakatan itu merupakan hasil negosiasi antara Wakil Ketua DPRD Sidoarjo Jalaludin Alham, Wakapolres Sidoarjo, Kompol Albert Sianipar, dan Sekwan Pono Subiantoro.

Lima orang perwakilan dalah warga Besuki, Pejarakan Kecamatan dan Kedungcangkring Kecamatan Porong, Sidoarjo berangkat ke Jakarta.

Menurut perwakilan warga, Ali Mursyid, di Jakarta mereka akan menemui anggota panggar I DPR RI, Dirjen Anggaran Depkeu, BPK, dan Menteri Pekerjaan Umum, Djoko Kirmanto, selaku dewan pengarah BPLS.

Warga akan menangih janji Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), terkait pemberian ganti rugi dari alokasi APBN-P.

“Kami menanyakan salah satunya pada dirjen keuangan bahwa dana itu sudah turun atau belum, kalau sudah kapan dibagikan,” kata Ali Mursyid.

Warga memastikan keberangkatannya tidak hanya satu-dua hari, tetapi sampai keputusan itu direalisasikan jadwal pencairannya.

Jalaluddin sendiri siap untuk membiayai selama perwakilan warga berada di Jakarta.

“Selama menunggu hasil keputusan dari Jakarta, saya berharap warga mau pulang dan menunggu di rumah. Jangan memblokir seperti ini,” katanya.

Mendengar keputusan itu, ratusan warga akhirnya memutuskan untuk menunggu di rumah dan akhirnya aksi tersebut bubar dengan tertib.

Kesediaan warga membuka pintu gerbang yang diblokir langsung dibarengi dengan pemberian dana Rp3 juta dari kantong pribadi pimpinan DPRD. Dana itu sebagai sumbangan agar warga bisa memberangkatkan wakil ke Jakarta.

“Silakan berangkat ke Jakarta untuk memperjuangkan aspirasi agar masuk peta terdampak,” kata Jalaludin Alham.

Sebelum itu, Jalaludin menegaskan, DPRD Sidoarjo mendukung aksi warga tiga desa. Namun ia mengingatkan, tindakan warga memblokir gedung DPRD merupakan tindakan melanggar hukum.

Gedung DPRD Sidoarjo sempat diduduki ratusan warga dari Desa Besuki, Pejarakan, dan Kedung Cangkring.

Mereka sempat menghalangi anggota DPRD dan pegawai sekretariatan masuk kerja. (*)

COPYRIGHT © 2008

Iklan

5 Balasan ke Tagih Janji Presiden, Warga Korban Lumpur Lapindo ke Jakarta

  1. rita berkata:

    mat kenal admin,blognya bagus dan menarik semangat para blogger untuk membangun dan mencerdaskan,untuk kemajuan bersama.tp alexsa saya masih page Rankings 2

  2. HATI NURANI berkata:

    PEMILU 2009, LEBIH PENTING. JADI KEPENTINGAN KONSOLIDASI PARTAI LEBIH PENTING DARIPADA KEPENTINGAN BANGSA DAN NEGARA.
    KATA BUNG KARNO : “SUNGGUH JIKA AKU DIBERI HIDUP SEKALI LAGI MAKA AKU PERSEMBAHKAN UNTUK NEGARA SEKALI LAGI”. KARENA BELIAU MEMIKIRKAN JANGKA PANJANG DAN AKHIRAT YANG HARUS DITANGGUNG.
    KALAU SEKARANG, SUSAH MENCARI YANG MEMIKIRKAN AKHIRAT BAHKAN BERFIKIR UNTUK HIDUP SELAMANYA DI DUNIA INI MENJADI PENGUASA, PENGUSAHA, POLITISI YANG KATANYA UNTUK MENGABDI KEPADA NEGARA .
    MALAH MENYALAHKAN ALAM YANG JELAS SEKALI MILIK TUHAN YANG MAHA KAYA, DAN MAHA MENGHUKUM.
    PADAHAL UNTUK MENJADI RAKYATPUN SAMA BERMAKNA DAN PENTING UNTUK MENJADI SEBUAH NEGARA YANG BERMARTABAT.

  3. LuSi24 berkata:

    Kami akan menyusul ke Jakarta juga dengan membawa Warga Korban Lumpur yang Masuk dalam Peta 22 Maret 2007, yang sampai dengan hari ini ( 12 April 2008 )belum bisa mendapatkan Pembayaran tahap pertama sebesar 20%. Karena Semua BERKAS KAMI yang SUDAH KAMI SERAHKAN di TIM VERIFIKASI BP-BPLS SEKARANG INI TIDAK DIKERJAKAN Alias CUMAN DITUMPUK DI LACI menunggu KESEMPATAN untuk bisa “DIPROYEK-KAN”. Dan kami akan menunjukkan kepada Pemerintah Pusat bahwa “TIM BP-BPLS” khusus-nya Tim VERIFIKASI BP-BPLS TIDAK BEKERJA SECARA PROPOSIONAL DAN PROFESIONAL, karena sudah makin Jelas bahwa Kerja “mereka” itu hanya “PANDAI” dalam membuat “REKAYASA-LAPORAN” dan LAYAK UNTUK DIBUBARKA SAJA, karena Justru dengan adanya TIM tersebut “PUNGUTAN” ke WARGA KORBAN LUMPUR bisa di “LEGAL-KAN”.

  4. LuSi24 berkata:

    Tapi ojok lali karo “DASAR” dan “ARAH” perjuangan-ne … !!!! Salam perjuangan…. !!!!

  5. nh wibowo berkata:

    tak dongak’no sukses sedulur2..!
    ojo tanggung2 lek berjuang. sebelum keputusan final dan hasil kelihatan, ojok sampek menyerah..! aku mbiyen tak rewangi mbambung 2 minggu demo nang tugu proklamasi..

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: