Pengungsi Keberatan Makan Distop

RADAR SIDOARJO Senin, 14 Apr 2008

SIDOARJO – Rencana penghentian jatah makan untuk pengungsi korban lumpur di Pasar Porong Baru (PPB) mendapat penolakan keras. Pengungsi akan mengadakan unjuk rasa untuk menentang rencana itu. Komnas HAM kemarin juga mendatangi pengungsi di Pasar Porong.

Koordinator Paguyuban Warga Renokenongo Menolak Kontrak (Pagar Rekontrak) Sunarto menyatakan, warga tetap bersikeras bertahan di pasar. Jika bantuan makan dihentikan per 1 Mei, mereka akan turun ke jalan untuk berdemo.

Dia mengatakan, warga sanggup segera pindah jika ada kepastian pembayaran ganti rugi 80 persen, tidak hanya uang muka 20 persen. Itu pun, harus ada perjanjian hitam di atas putih. “Kami punya payung hukum untuk menuntut hak kami,” ujarnya.

Seperti diberitakan, PT Minarak Lapindo Jaya berencana menghentikan bantuan makan kepada pengungsi di PPB pada 1 Mei mendatang. Saat ini, ada 2.048 warga yang tinggal di sana. PT Minarak mengatakan harus mengeluarkan Rp 300 juta untuk biaya makan per minggu.

Padahal, korban lumpur lain sudah mengikuti aturan dalam Peraturan Presiden Nomor 14 Tahun 2007 yang mengatur prosedur pembayaran ganti rugi korban lumpur. Menurut perpres tersebut, korban lumpur menerima uang kontrak dua tahun, uang pindah, dan uang muka ganti rugi 20 persen. Sisa ganti rugi 80 persen direncanakan mulai dibayar pada Mei 2008.

Sementara itu, Syafruddin Ngulma dari Komnas HAM kemarin (13/4) datang ke Pasar Porong Baru. Dia meminta PT Minarak lebih memikirkan apa yang menjadi hak warga. “Wajar jika warga bertahan di PPB. Sebab, hak mereka belum terpenuhi,” kata Syafruddin. (riq/roz)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: