Demi Jatim, Tolong Lepas Lahan

RADAR SIDOARJO Senin, 21 Apr 2008

SIDOARJO – Kapankah infrastruktur baru terwujud? Relokasi infrastruktur korban lumpur masih jadi tanda tanya besar. Rencana relokasi macet karena pemilik lahan minta harga tinggi. Padahal, jika pembebasan lahan lancar, BPLS memperkirakan pembangunan fisik jalan tol, jalan arteri, maupun rel cukup satu tahun.

Humas Badan Penanggulangan Lumpur Sidoarjo (BPLS) Achmad Zulkarnain menjelaskan, rencana teknis relokasi infrastruktur sebenarnya sudah matang. Setiap infrastruktur yang direlokasi, yaitu jalan tol, rel KA, dan jalan arteri Jl Raya Porong, bakal dibangun oleh kontraktor berbeda. Karena itu, penggarapannya bisa berlangsung bersamaan.

Zulkarnain mengatakan, jalan tol akan dikerjakan kontraktor pilihan PT Jasa Marga. Jalan arteri dikerjakan kontraktor pilihan BPLS. Sedangkan rel kereta api (KA) dipasrahkan ke PT KAI. “Pengerjaannya bersamaan, tapi yang mengerjakan berbeda,” ujar dia.

Zulkarnain menyebut, lebar proyek secara keseluruhan 120 meter. Rinciannya, jalan tol 60 meter. Posisinya di tengah. Di tepi kanan dan kiri dibangun jalan arteri selebar 15 meter. “Total untuk dua jalan arteri mencapai 30 meter,” jelasnya. Rel KA mendapat jatah lahan selebar 20 meter. Jadi, total jalan tol, jalan arteri, dan rel KA 110 meter. Sisanya, 10 meter, akan ditanami untuk penghijauan. “Semuanya sudah terpetakan,” tambahnya.

BPLS memperkirakan, pembangunan infrastruktur baru hanya butuh waktu satu tahun. Jika bisa dilaksanakan awal Agustus 2008, diperkirakan, itu selesai pada Agustus 2009. Jika pembebasan selesai, pembangunan segera dilaksanakan. Hasilnya bisa dinikmati seluruh warga Jawa Timur yang sudah terganggu selama bertahuntahun akibat semburan lumpur panas.

Karena itu, Zulkarnain meminta kesediaan warga melepas lahan mereka. (riq/roz)

2 Balasan ke Demi Jatim, Tolong Lepas Lahan

  1. nh wibowo mengatakan:

    seharusnya warga korban lumpur dibayar dulu ganti ruginya sampai tuntas, baru ngomong tentang infrastruktur.
    pembangunan infrastruktur tanpa empati dengan korban lumpur akan menimbulkan masalah baru.. coba saja..!

  2. ahmad mengatakan:

    Demi kami yang rumah2 dan pekarangan serta sawahnya yang terkena pembebasan, SIAPA YANG PERDULI???

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: