Sunarto Siap Ngemis

RADAR SIDOARJO Jumat, 02 Mei 2008

SIDOARJO – Pengungsi korban lumpur di Pasar Porong Baru (PPB) memasuki masa-masa sulit. Sejak kemarin (1/5), PT Minarak Lapindo Jaya memutuskan menghentikan jatah makan untuk pengungsi. Koordinator pengungsi, Sunarto, menyatakan bahwa warga siap mengemis untuk bertahan.

Kemarin, dapur umum yang biasa dipakai memasak untuk pengungsi tampak sepi. Petugas dan perkakas masak pun tidak ada. Tidak ditemukan persediaan bahan pangan di tempat tersebut. Koordinator Paguyuban Warga Renokenongo Menolak Kontrak (Pagar Rekontrak) itu mengatakan prihatin. Menurut dia, penghentian jatah makan tersebut tidak seharusnya dilakukan. Sebab, itu adalah tanggung jawab PT Minarak. “Hendaknya, urusan ganti rugi kepada warga diselesaikan dulu,” katanya kemarin.

Saat ini, warga hanya bergantung pada bantuan. Warga bertahan dengan makanan apa adanya. Bahkan, ada yang memasak nasi aking. “Kami tidak memiliki apa-apa lagi,” ucap Sunarto.

Sunarto berencana mengemis masal bersama warga. Hal itu terpaksa dilakukan karena tidak ada langkah lain. Namun, dia belum bisa memastikan kapan aksi tersebut dimulai. “Yang jelas, minggu depan,” ujar dia.

Seperti diberitakan, Kepala Divisi Humas PT Lapindo Yuniwati menyatakan bahwa jatah makan untuk pengungsi di PPB tetap dihentikan. Penghentian itu bertujuan mengajak warga menuju kehidupan yang lebih baik. “Mereka tidak seharusnya hidup di tempat tersebut selamanya,” tuturnya. Mereka harus pindah dan hidup seperti warga lain yang telah menerima uang kontrak dan uang muka ganti rugi sebesar 20 persen. “Kami tidak ingin hal itu terjadi,” tambahnya.

Menurut Yuniwati, PT Lapindo sedang mempersiapkan pelunasan ganti rugi 80 persen. Jika tidak segera diselesaikan, persoalan PPB akan jadi hambatan. Untuk itu, dia meminta warga segera menyerahkan berkas, menerima uang kontrak, dan pindah dari tempat tersebut. “Sehingga, semuanya tuntas dan tidak ada yang ketinggalan,” imbuhnya. (riq/roz)

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: