Peneliti AS Bawa Lumpur Sidoarjo ke Negaranya

08/05/08 19:17
Surabaya (ANTARA News) – Peneliti dari Arizona State University (ASU) School of Earth and Space yang kini sedang meneliti lumpur Sidoarjo (Lusi) akan membawa sampel gas semburan lumpur ke Amerika Serikat untuk diteliti di laboratorium.

Tim peneliti dari ASU, Dr Amanda Clarke mengemukakan hal itu di Surabaya, Kamis, dengan didampingi Profesor Hilairy Hartnet, Dr Arrowsmith dan peneliti dari Penn State University asal Indonesia, Dr Dannie Hidayat dan Deputi BPLS, Sofyan Hadi.

Sampel gas tersebut diambil dari pusat semburan lumpur Lapindo dengan cerobong yang dimasukkan ke pipa yang ujungnya tertutup rapat yang nantinya akan diteliti di laboratorium dengan gas helium.

Saat memberikan pemaparan kepada wartawan tim menunjukkan tiga tabung cairan yang diambil dari pusat semburan Lusi, patahan di Karanganyar dan di Gunung Penanggungan.

Dia juga memaparkan adanya patahan yang memanjang mulai dari Gunung Arjuna, Watukosek, pusat semburan Lusi dan Karanganyar, Madura.

Amanda tidak bisa memberikan kepastian sampai kapan penelitian tersebut akan selesai karena laboratorium tersebut mengerjakan analisa dari seluruh dunia.

Dia juga belum bisa memberikan kesimpulan dari hasil penelitiannya karena masih mengumpulkan data. “Kami masih mengumpulkan data-data, belum bisa memberikan analisa, namun nampaknya `mud vulcano`” katanya.

Sementara itu peneliti dari Penn State University asal Indonesia, Dr Dannie Hidayat mengatakan peristiwa Lusi merupakan fenomena yang luar biasa karena biasanya semburan berhenti dalam satu minggu.

“Ini satu-satunya kejadian di dunia karena semburannya terus menerus. Di Azerbaijan pernah ada semburan lumpur namun sudah berhenti dan membentuk gunung lumpur,” katanya.

Dannie saat ini telah memasang enam seismograf di enam lokasi diantaranya di pusat semburan dan satu hingga tiga kilometer dari pusat semburan baik di timur maupun barat.

“Seismograf ini untuk merekam gempa, data yang muncul di seismograf bisa untuk mempelajari struktur di bawah tanah,” katanya.

Pada kesempatan tersebut Deputi BPLS, Sofyan Hadi mengatakan tim peneliti dari ASU bukan merupakan tim asing pertama yang meneliti Lusi karena sebelumnya sudah ada peneliti dari Jepang, Norwegia, dan Rusia.

“Kami akan memfasilitasi semua ilmuwan yang melakukan penelitian terhadap Lusi, dengan syarat harus melakukan `sharing` hasil penelitiannya ke BPLS,” katanya.(*)

COPYRIGHT © 2008

3 Balasan ke Peneliti AS Bawa Lumpur Sidoarjo ke Negaranya

  1. ardianto mengatakan:

    Nama universitasnya keren! ASU…😆

  2. Catshade mengatakan:

    Kok cuma bawa pulang sampel, Mrs. Clarke? Ambil aja semuanya, GRATIS!😀

  3. Mas Karebet mengatakan:

    “Peneliti AS Bawa Lumpur Sidoarjo ke Negaranya”
    ======================================
    🙂 KAsihan juga , jauh-jauh ke Indonesia cuma bawa pulang lumpur 🙂

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: