Korban Lumpur Lapindo Mogok Makan

Korban Lumpur Lapindo Mogok Makan
Jum’at, 16 Mei 2008 | 16:45 WIB

TEMPO Interaktif, Surabaya:Sebanyak 20 korban lumpur Lapindo dari Perumahan Tanggulangin Anggun Sejahtera (Perumtas) menggelar aksi mogok makan di halaman kantor BPLS Gayungsari Surabaya, Jumat (16/5).

Sumitro, koordinator aksi, mengatakan mereka terpaksa menggelar aksi ini untuk menuntut realisasi pembayaran uang muka ganti rugi 20 persen atas aset mereka yang kini telah tertutup lumpur.

“Dengan alasan yang tidak jelas, pembayaran uang muka 20 persen bagi 45 keluarga dari Perumtas hingga kini belum dilakukan. Padahal sesuai Perpres pembayaran uang muka ini harus selesai seluruhnya,” kata Sumitro.

Sumitro menduga tertundanya pembayaran itu karena 45 keluarga dari perumtas ini tergolong kelompok yang vokal dan selalu menentang kebijakan, baik Lapindo maupun Pemerintah.

Aksi mogok makan mereka gelar dengan memasang plester hitam di mulut peserta aksi. Dengan mendirikan tenda kecil, warga terlihat hanya tidur-tirudan di dalam tenda yang mereka dirikan tepat di depan kantor BPLS. Warga juga menempeli tenda mereka dengan berbagai poster yang berisi tuntutan untuk segera diselesaikannya proses pembayaran uang muka ganti rugi 20 persen. “Kita akan terus mogok hingga rumah dan tanah kami dibayar,” tambah Sumitro.

Menanggapi tuntutan warga, Bupati Sidoarjo Win Hendarso langsung mendatangi BPLS dan mendesak mereka segera memproses berkas milik peserta mogok makan ini. “Tidak ada alasan warga tidak mendapatkan ganti rugi,” kata Win. Apalagi, lanjutnya, Perumtas sudah masuk ke dalam peta terdampak yang sesuai dengan Perpres 14/2007 yang harus segera dibayarkan ganti ruginya.

Ditempat yang sama, Deputi Sosial BLPS Sucahyono mengaku jika berkas warga sebenarnya sudah selesai diverifikasi, hanya saja untuk pembayaran memang masih terkendala padatnya jadwal dari juru bayar PT Minarak Lapindo Jaya.

“Minarak kan punya jadwal, tapi saya yakin akan segera dibayar. Karenanya saya berharap warga menyudahi aksi mereka karena kami bisa jamin jika aset mereka pasti dibayar,” tambah Sucahyono.

Rohman Taufiq

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: