BPLS Pagari Semburan Baru

RADAR SIDOARJO Jumat, 23 Mei 2008

SIDOARJO – Semburan-semburan baru mulai mendapat penanganan Badan Penanggulangan Lumpur Sidoarjo (BPLS). Kemarin semburan di Siring Barat RT 2 RW 1 mulai dilokalisasi. Tujuannya, memisahkan kandungan gas dan air yang menyembur.

Staf Humas BPLS Ahmad Khusairi mengatakan sedang membuat dinding yang mengelilingi semburan setinggi sekitar 15 meter tersebut. Di bagian atas bakal dibuat tutup bercelah untuk jalan keluar gas. Di bagian bawah, dipasang pipa guna mengalirkan air ke gorong-gorong. “Sistem itu akan memisahkan air dan gas dari semburan,” kata Khusairi.

Pembuatan dinding pagar itu, menurut dia, masih terhambat derasnya semburan air. Semen cor luluh karena tergerus semburan. Untuk sementara, semen ditutup dengan plastik.

Khusairi menyatakan akan memprioritaskan melokalisasi semburan yang muncul di tengah permukiman warga. Sebab, kandungan gas di semburan berbahaya. Setelah itu, semburan lain di berbagai tempat akan dilokalisasi juga. “Satu per satu kami lokalisasi supaya tidak membahayakan warga,” jelasnya.

Seperti diberitakan, dalam sepekan terakhir, sedikitnya muncul dua semburan di kawasan Siring Barat, Kelurahan Siring, Kecamatan Porong. Semburan itu mengejutkan warga karena muncul di tengah permukiman dan di dalam rumah. Jumlah semburan saat ini mencapai 88 buah.

BPLS menyatakan semburan terjadi karena tekanan ke bawah tanah akibat aktivitas penanggulan dan penambahan beban dari luberan lumpur. Air bawah tanah (artesis) mencari celah untuk keluar. Salah satunya, keluar lewat bekas sumur bor. (riq/roz)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: