Tiga Desa Tunggu Keppres

RADAR SIDOARJO Kamis, 22 Mei 2008

SIDOARJO – Korban lumpur dari tiga desa nglurug ke Pendapa Delta Wibawa kemarin (21/5). Mereka mempertanyakan realisasi ganti rugi sawah gagal panen dan lahan warga yang terdampak lumpur.

Warga berasal dari Desa Kedungcangkring, Pejarakan, dan Besuki, Kecamatan Jabon. Mereka pernah memblokade bekas jalan tol pada Minggu (18/5) untuk menuntut ganti rugi segera dibayar. Tuntutan dijawab dengan pertemuan kemarin.

Saat menyampaikan tuntutan, warga berbeda pendapat. Satu kelompok ingin ganti rugi gagal panen dibayar dulu. Warga lain menuntut kejelasan ganti rugi seluruh lahan yang terdampak.

Perdebatan itu ditengahi Bupati Win Hendrarso. Dia meminta satu per satu persoalan dibahas. Tidak perlu emosional. “Mari dirembuk dengan baik,” kata dia.

Adi Sarwoko, perwakilan Badan Penanggulangan Lumpur Sidoarjo (BPLS), menyatakan bahwa keppres sedang dibuat untuk realisasi ganti rugi tersebut. Keppres itu memuat tiga poin. Yaitu, harga tanah, tata cara pembayaran, dan disebutnya tiga desa tersebut sebagai wilayah terdampak. “Kalau keppres-nya sudah jadi, uang siap dicairkan,” ucapnya. (riq/roz)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: