Korban Lumpur Lapindo Tutup Jembatan Porong

Sidoarjo (ANTARA News) – Ribuan warga dari tujuh desa korban lumpur Lapindo yang tergabung dalam Gerakan Pendukung Perpres No 14 Tahun 2007 (Geppres) menutup jembatan Porong, Sidoarjo, Jawa Timur, Kamis, sebagai ungkap protes.

Tujuh desa itu adalah Desa Siring, Jatirejo, Renokenongo (Kecamatan Porong), Kedung Bendo, Ketapang, Kali Tengah (Kecamatan Tanggulangin) dan Kedung Cangkring (Kecamatan Jabon).

“Aksi unjuk rasa kali ini menuntut sisa pembayaran 80 persen yang harus dibayar Minarak Laindo Jaya secara tunai, bukan dengan cara dicicil,” kata koordinator aksi, Hari Suwandi.

Pemerintah sudah lama memutuskan sisa pembayaran ganti rugi sebesar 80 persen harus dibayar tunai. “Kenyataan Minarak tidak mampu merealisasikan dan hanya mampu membayar dengan cara dicicil,” kata Hari.

Parahnya lagi, lanjut Hari, proses pencicilan itu tidak jelas. Artinya, setiap berkas akan dicicil Rp30 juta per bulan sesuai jatuh tempo. “Inilah yang akan kami tuntut kepada presiden melalui perwakilan kami di Jakarta.”

Warga Sidoarjo bereaksi keras ketika muncul pernyataan bahwa perwakilan mereka di Jakarta menyetujui permintan Minarak mencicil pelunasan sisa ganti rugi 80 persen tersebut.

“Mereka yang menyetujui sisa pembayaran dengan cara dicicil kami anggap sebagai penghianat karena kami yang ada di sini (Sidoarjo) tidak setuju jika pembayaran dilakukan dengan dicicil. Kami ingin sisa pembayaran dibayar lunas,” tegasnya.

Hari mengungkapkan, telah terjadi diskriminasi kepada warga korban lumpur di mana mereka yang menyetujui relokasi langsung dibayar lunas, sementara  warga yang meminta “cash and carry” hingga kini belum dibayar sisa 80 persen ganti rugi itu.

Sudarmono salah seorang warga yang turun ke jalan menilai, kalau memang pemerintah memahami posisi keuangan Grup Bakri yang tengah sulit, pemerintah juga seharusnya mengambil sikap.

“Entah itu menalangi dulu atau bagaimana, yang jelas jangan sampai kami dirugikan,” katanya.

Akibat aksi turun ke jalan itu, sejumlah kendaraan dari arah Sidoarjo harus berbelok melalui jalur Krian menuju Mojosari, sedangkan yang dari arah Malang dan Pasuruan di belokan ke arah Japanan terus Mojosari dan Krian.  (*)

COPYRIGHT © 2008

4 Balasan ke Korban Lumpur Lapindo Tutup Jembatan Porong

  1. WILLIAM mengatakan:

    haloooo

    blognya baguus,,

    bagi tips donk biar alexanya ma pageranknya bagusss]]]

    thx

  2. WILLIAM mengatakan:

    haloo.,.

    blognya bagus.,.

    alexanya bagus

    tipnya donk bagi bagi gimana biar banyak pengunjung

    thx

  3. Fitri mengatakan:

    salam korban lumpur….he2,, perkenalkan saya salah satu dari ribuan anak akibat luapan lumpur lapindo dari desa renokenongo. ekspose ttg dampak lumpur di blog anda semoga membuka mata pemerintah dan bakrie untuk segera melunasi sisa hutang 80% tanah kami!! sudah cukup rasanya kita bersabar, tanah sudah disiram lumpur….eh,,, ganti rugi juga nggak jelas,, cape dech,,,

  4. Doctor mengatakan:

    Мог бы долго с вами спорить на эту тему🙂

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: