Presiden Terima Badan Penanggulangan Lumpur Sidoarjo

Rabu, 3 Desember 2008, 14:55:42 WIB

Presiden Terima Badan Penanggulangan Lumpur Sidoarjo

http://www.presidensby.info/index.php/fokus/2008/12/03/3778.html

rusman/presidensby.info)
Presiden SBY menerima beberapa menteri, tim BPLS dan pihak PT. Lapindo Brantas, di Kantor Presiden, hari Rabu (3/12) siang. (foto: rusman/presidensby.info)

Jakarta: Presiden Susilo Bambang Yudhoyono, hari Rabu (3/12) siang menerima Menteri Pekerjaan Umum Djoko Kirmanto sebagai Ketua Dewan Pengarah BPLS (Badan Penanggulangan Lumpur Sidoarjo) di Kantor Presiden. Hadir pula anggota BPLS yaitu Menteri Sosial Bachtiar Chamsyah dan Menteri ESDM Purnomo Yusgiantoro, serta Nirwan Bakrie sebagai Dirut PT. Lapindo Brantas. Mendampingi Presiden SBY antara lain Mensesneg Hatta Rajasa, Seskab Sudi Silalahi dan Jubir Presiden, Andi Mallarangeng.

Juru Bicara Presiden Andi Mallarangeng dalam keterangan persnya menyatakan bahwa dalam pertemuan tersebut Presiden SBY menerima laporan tentang perkembangan dan pertemuan dengan wakil-wakil masyarakat yang terkena dampak dari lumpur Sidoarjo yang datang ke Jakarta ini. “Presiden telah memberikan arahan kepada tim ini untuk segera menyelesaikan persoalan mengenai lumpur Lapindo terutama persoalan ganti ruginya sesuai dengan Perpres No. 14 tahun 2007,” jelas Andi kepada wartawan.

Karena itu Presiden SBY minta agar hari ini juga segera dilakukan penyelesaian yang tuntas. “Sekarang tim sedang bekerja, sehingga baru nanti sore mereka akan kembali melaporkan kepada Presiden tentang bagaimana hasil dari penyelesaian tersebut. Nanti setelah melaporkan kembali kepada Presiden baru akan ada penjelasan kepada rekan-rekan wartawan dari tim dan perwakilan masyarakat korban lumpur ini,” Andi menerangkan. (osa)

2 Balasan ke Presiden Terima Badan Penanggulangan Lumpur Sidoarjo

  1. Tonas mengatakan:

    “Presiden telah memberikan arahan kepada tim ini untuk segera menyelesaikan persoalan mengenai lumpur Lapindo terutama persoalan ganti ruginya sesuai dengan Perpres No. 14 tahun 2007,”

    KALAU SEKARANG INI “HASIL-NYA” SEPERTI INI, CICILAN 15 JUTA PER BULAN ( ITUPUN KALAU LANCAR ), MAKA DI DALAM “PERPRES NO. 14 TAHUN 2007” SUDAH TERSIMPAN DAN TERSURAT SKENARIO KONSPIRASI UNTUK MENYENGSARAKAN RAKYAT

  2. Tonas mengatakan:

    UP-DATE INFORMASI TERBARU TANGGAL 11-FEBRUARI-2009.
    Minarak Cuma Sanggup Separo
    Sekitar pukul 12.15 warga tiba di kantor PT Minarak. Sampai di lokasi, Vice President PT Minarak Andi Darussalam Tabusalla hanya bersedia menerima perwakilan warga. Selebihnya, diminta menunggu di luar. Permintaan itu dipenuhi dengan menunjuk perwakilan untuk menemui pimpinan PT Minarak.

    BAGAIMANA NICH PAK SBY…??? SEBAGAI “KEPALA-NEGARA” REPUBLIK INDONESIA APABILA “SEMUA” KEBIJAKAN DAN KESEPAKATAN YANG SUDAH DI TUANGKAN DALAM “PERPRES NO.14 TAHUN 2007” yang NOTA-BEnya untuk MENYELESAIKAN MASALAH GANTI-RUGI KAMI KORBAN LUMPUR DAN “KINERJA TEAM BPLS” BENTUK-KAN PERPRES TERSEBUT.
    JANGAN “ASAL BUNYI” DAN “NANGIS” AJA PAK…!!!! KAMI BUTUH TINDAKAN REAL-NYA PAK… KESEPAKATAN 23 DESEMBER 2008 SUDAH AMAT-SANGAT JELAS MENGENAI “SANGSI-2” APABILA LAPINDO / MINARAK “INGKAR” JANJI DENGAN KESEPAKATAN ITU…

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: