Pemerintah Angkat Tangan Soal Lumpur Lapindo

Juli 28, 2010

Pemerintah Angkat Tangan Soal Lumpur Lapindo

Rabu, 28 Juli 2010 | 07:47 WIB

TEMPO Interaktif, Jakarta – Pemerintah akhirnya menyerah dan tak lagi mengambil opsi untuk menghentikan semburan lumpur panas Lapindo. Alasannya, secara teknis upaya penghentian semburan lumpur masih dipertanyakan keberhasilannya.

“Asumsi keberhasilannya hanya 10 persen, masih banyak perdebatan ilmiah,” ujar Kepala Bidang Minyak dan Gas Kementerian Lingkungan Hidup, Sigit Reliantoro, dalam sebuah diskusi di gedung Dewan Perwakilan Rakyat kemarin. “Opsi menghentikan tidak dipertimbangkan lagi.” Baca entri selengkapnya »

Iklan

Kronologi Bencana Lumpur Lapindo

Juli 28, 2010

Senin, 08 Januari 2009. 11:45 WIB

DOKMI/ip

01. Tanggal 5 Juni 2006, semburan lumpur panas meluas hingga menutupi hamparan sawah seluas lebih 12 hektar yang masuk dalam wilayah Desa Renokenongo dan Jatirejo. Akibat dari peristiwa ini dilaporkan pohon dan tumbuhan di sekitar lokasi yang tergenang seperti pohon sengon, pisang, dan bambu serta rumput alang-alang mulai mengering. Besarnya semburan lumpur yang keluar dari perut bumi juga menyebabkan ketinggian lumpur sedikit lebih tinggi dari badan jalan Tol Surabaya-Gempol Kilometer 38. Dari peristiwa ini, sebagian penduduk Dusun Siring Tangunan dan Dusun Renomencil berjumlah 188 KK atau 725 Jiwa terpaksa mengungsi ke Balai Desa Renokenongo dan Pasar Baru Porong. Baca entri selengkapnya »

DPR Tunggu Pengaduan Komnas HAM soal Lapindo

Juli 28, 2010
Rabu, 28 Juli 2010 04:58 WIB
<!–

Senin, 08 Januari 2009. 11:45 WIB

–>

JAKARTA–MI: Komisi III DPR enggan menanggapi rekomendasi Komnas HAM soal pelanggaran HAM terkait kasus Lapindo. Ketua Komisi III DPR Benny K Harman menyatakan belum ada niat memanggil Komnas HAM untuk menindaklanjuti rekomendasi tersebut meski lumpur sudah menggenangi Porong, Sidoarjo sejak empat tahun lalu. Baca entri selengkapnya »