Dianggap Bahayakan Rel KA, Bangunan yang Ambles Dibongka

Kamis, 21/10/2010 15:30 WIB
Dianggap Bahayakan Rel KA, Bangunan yang Ambles Dibongkar
Suparno – detikSurabaya

Sidoarjo – Tiga bekas toko yang ambles sedalam 6 meter di Desa Jatirejo, Porong, Sidoarjo diratakan dengan tanah. Pasalnya tiga bangunan tersebut dianggap membahayakan rel kereta api. Bekas bangunan kemudian ditutup dengan pasir dan batu.

Menurut Kepala Pengawas Jalan Kereta PT KA Daops VIII Hari Subagiono, ini salah satu cara agar tidak membahayakan kereta api. Pihaknya kemudian bekerjasama dengan Badan Penanggulangan Lumpur Sidoarjo (BPLS) untuk mengamankan amblesan agar tidak merembet ke rel.

PT KA khawatir amblesan berpengaruh ke rel, apalagi lokasi dekat dengan rel dan hanya sejauh 20 meter.

“Merasa khawatir bahwa amblesan ini akan merembet atau meluas ke rel,” kata Hari Subagiono kepada detiksurabaya.com, Kamis (21/10/2010).

Sementara itu pemilik bangunan, Kirman (56) mengatakan dirinya tidak diberitahu soal rencana pembongkaran. Dia belum mendapat ganti rugi tapi pada tahun 2007 lalu mendapat dana kompensasi Rp 5 juta. Tanah tempat bangunan berdiri kata Kirman dia sewa pada PT KA tahun 2002.

“Tidak ada sosialisasi soal pembongkaran bangunan. Saya minta ganti rugi,” tandasnya.

Tiga bangunan bekas toko yang berada di Desa Jatirejo Barat RT 1 RW 1 Kecamatan Porong, Sidoarjo ambles. Bangunan itu amblas sedalam 6 meter dan diameter amblas 7-8 meter. Bangunan itu milik Marwan, Roni dan Kirman. Bangunan bekas jualan buah itu lama ditinggal pemiliknya. Bangunan Ambles pada pukul 06.00 WIB, Rabu (20/10/2010).

(wln/wln)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: