Terendam Lumpur Lapindo, Petani Minta Sawahnya Dibeli

Selasa, 22 Februari 2011 – 12:07 WIB

SURABAYA(Pos Kota)- Keresahan terus menyelimuti petani Gempolsari, Tanggulangin yang sawahnya berbatasan lansung dengan tanggul kolam penampungan lumpur Lapindo, Sidoarjo, Jawa Timur. Semenjak lumpur menyembur, sawah mereka sudah tidak produktif. Warga mendesak agar BPLS (Badan Penanggulangan Lumpur Sidoarjo) segera membeli lahan sawah mereka.

Sebelumnya, pemilik sawah asal Gempolsari dan BPLS sudah ada kesepakatan terkait jual beli sawah itu. Namun, dari BPLS sampai saat ini belum memberi kepastian kapan akan membayar sawah milik warga tersebut.

“Kita minta difasilitasi dewan untuk menyelesaikan masalah ini. Karena sampai saat ini belum ada kejelasan apakah sawah kami jadi dibeli atau tidak,” ujar Abdul Wahid Selasa (22/2).

 

Dia menambahkan, kesepakatan yang ada, harga sawah Rp 100 ribu per meter persegi dibayar tunai. Sedangkan tanah kering Rp 700 ribu permeter sesuai ketentuan P2T (Panitia Pembebasan Tanah), karena kawasan itu diluar peta terdampak lumpur. Bahkan, sebanyak 80 persen warga pemilik dari 124 lahan seluas 60 hektare tersebut bersedia melepas lahan sawahnya. “Ada juga sebagian kecil warga gempolsari yang tidak bersedia melepaskan sawahnya,” tandasnya

Humas BPLS Akhmad Kusairi mengatakan, pembatalan jual beli lahan lantaran suara warga terpecah. Sebagian warga sepakat menjual lahan sedangkan sebagian warga lainnya menolaknya dengan beberapa alasan. Diantaranya, meminta harga tanah sawah menjadi Rp 120 ribu per meter persegi.

“Kami tidak bisa memaksa warga untuk menjual lahannya, karena lahan mereka berada di luar peta terdampak lumpur,” tuturnya.

Kusairi menambahkan, pihaknya berharap warga menyelesaikan persoalan secara musyawarah agar tidak ada pertentangan dengan warga lainnya. Jika semua warga sepakat, BPLS akan membeli dengan harga yang wajar. Rencananya, lahan tersebut akan digunakan sebagai kolam penampungan lumpur Lapindo. “Terlebih kolam utama telah melebihi kapasitas,” jelas dia. (nurqomar/B)

http://www.poskota.co.id/berita-terkini/2011/02/22/terendam-lumpur-lapindo-petani-minta-sawahnya-dibeli

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: