Pengeboran Sumur Baru Milik Lapindo Dipersiapkan Secara Matang

Jumat, 13/05/2011 17:22 WIB

Pengeboran Sumur Baru Milik Lapindo Dipersiapkan Secara Matang- Rois Jajeli – detikSurabaya

Surabaya – Rencana pengeboran pengembangan sumur gas di Tanggulangin, Sidoarjo sudah dipersiapkan secara matang oleh PT Lapindo Brantas Inc (LBI). Lapindo berharap, warga sekitar Tanggulangin tidak perlu khawatir dengan kejadian luapan lumpur di Porong.

“Ketakutan mungkin masih trauma, tapi nggak perlu khawatir, karena tidak ada tanda-tanda penurunan tanah atau pergeseran tanah,” kata Drilling and Workover Manager PT Lapindo Brantas Inc, Bambang Heru Yuwono saat dihubungi detiksurabaya.com, Jumat (13/5/2011).

Heru mengatakan, dari informasi yang didapat Badan Pelaksana Penanggulangan Lumpur Sidoarjo (BPLS), bahwa adanya penurunan atau pergesaran tanah sekitar 500 meter hingga 1 kilometer dari pusat semburan lumpur di Porong. Sedangkan jarak lokasi pengeboran di Tanggulangin sekitar 2,5 sampai 3 kilometer dari titik pusat semburan lumpor di Porong.

“Pertama, di Tanggulangin tidak ada tanda-tanda keretakan tanah. Kedua, di Tanggulangin kan juga ada sumur yang berporduksi, kenyataannya tekanannya tidak berpengaruh. Ketiga, ada casing yang tertanam. Kalau sampai terjadi penurunan atau pergerakan tanah, pipanya akan penyot. Ternyata, kita masukkan peralatan produksi masih bisa dan tidak terjadi apa-apa. Keempat, pengeboran di dekat sumur yang sudah dibor. Kita melakukan pengeboran di situ juga tidak terjadi apa-apa,” terangnya.

Heru menjelaskan, pada dasarnya desain maupun teknik pengeborannya sama seperti pengeboran sumur yang sudah ada dan letak casing serta kedalamannya juga tak jauh berbeda dengan sumur yang sudah ada.

“Kita bor di dekat sumur yang sudah ada. Semuanya sama dan kedalamannya juga tak jauh berbeda sekitar 3.400 sampai 3.600 TVD,” jelasnya.

 

 

(bdh/bdh)

Iklan

3 Balasan ke Pengeboran Sumur Baru Milik Lapindo Dipersiapkan Secara Matang

  1. yogie berkata:

    sekarang tak perlu saling menyalahkan gimana cara untuk penghentiannya
    saya punya cara apakah menurut geologi indonesia bisa atau tidak
    blm pernah dilakukan penyumbatan melalui titik pengeboran awal,dengan cara dibor ulang dan memasukkan cubing lebih kecil dari pengeboran awal tersebut.
    menurut penelitian saya bahwa terjadi kebocoran waktu pengeboran awal tersebut. dan letak dari pada kebocoran itu saya perkirakan antara 1500m kedalamannya dalam tahap awal pengeboran adalah 3000m kemungkinan besar seprti itu
    tergantung dari ahli geologi
    trimah kasih bagi yang membaca dan ahli geologi indonesia

    Balas

  2. nanang setiawan berkata:

    Artikel yang terakhir ini benar.
    Yaitu : pengeboran sumur dst.
    Menurut cerita seorang ex Caltex saat pengeboran dipersiapkan pula garam dalam jumlah besar untuk mengantisipasi kejadian.
    Semoga berhasil atau coba cari upaya persiapan yang pernah dilakukan oleh Caltex atau perusahaan sejenis di Indonesia menghadapi hal serupa.
    Saya berharap semoga selalu mendapat informasi yang benar.

  3. Ki Suki berkata:

    Adanya semburan LUSI mestinya bisa menjadi dasar pijakan yang kuat untuk memberikan ijin pengeboran, dengan memberikan sebuah syarat bahwa bila terjadi sesuatu yang berhubungan dengan kehidupan di sekitarnya, maka perusahaan yang diberi ijin mengebor harus bertanggung jawab sepenuhnya.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: