Masih soal hipotesa kelahiran LuSi

Maret 16, 2007

Masih soal hipotesa kelahiran LuSi

 

lusi.jpgdomino.pngBerikut dongeng tentang kelahiran Lusi yang dulu dipikir lucu ternyata nakalnya minta ampun.
Diskusi dengan salah seorang sahabat saya tentang hipotesa HotMudFlow.

== ==

Vick, Kalo isu temporal, antara drilling dengan Lusi juga temporal kenapa musti yang itu terkait yang ini tidak ?

Friend, isu drilling menyebabkan underground blow out ini bukan temporal … tetapi kausal. Namun jelas juga bukan semata-mata menyatakan drilling membuat Mud Volkano. Karena harus ada causal relation yang “HARUS” mampu dijelaskan secara scientifik. Artinya harus ada pengukuran fisis-nya.

Itulah sebabnya saya bisa langsung bilang kalau menghubungkan gempa dengan Lusi ini “jauh panggang dari api”. Karena secara fisis ngga mathuk. Dari itung-itungan maupun pengamatan.

Read the rest of this entry »


Scientists: Mudflow disebabkan pengeboran, bukan natural

Januari 26, 2007

Scientists: Mudflow disebabkan pengeboran, bukan  natural

Scientists: Mudflow caused by drilling, not natural

ugbo.jpgBegitulah judul dari tulisan Asociate Press (AP) . Kalimat ini diambil dari kesimpulan yang dilakukan oleh 4 ahli dari Durham University. Judul tulisan asli yang diterbitkan oleh GSA (Geological Society of America) ini berjudul “Birth of a mud volcano: East Java, 29 May 2006″ – kelahiran gunung lumpur pada tanggal 29 May 2006.

Satu kesimpulan yang menarik adalah LUSI Lumpur Sidoarjo di-trigger (dipicu) oleh pengeboran dan bukan karena gempa tektonik.

Read the rest of this entry »


Amblesnya Drilling Rig dan Tenggelamnya Kapal Pemboran

September 18, 2006

Amblesnya Drilling Rig dan Tenggelamnya Kapal Pemboran

Posted by Rovicky on September 16th, 2006

drillingrig.jpgMungkin ada yg bertanya-tanya bagaiman sebuah drilling rig amblas masuk kedalam bumi. Padahal sepertinya kaki-kaki drilling rig tsb sudah menapak kuat pada tiang pancang dsb. Berikut foto-foto yg saya peroleh dari milist Migas-Indonesia (trims Mas Budi). Sekalian saya berikan sedikit penjelasan grafis bagaimana hal ini bisa terjadi.

Read the rest of this entry »


Volume Lumpur Meningkat Karena Erosi Bawah Permukaan

Agustus 15, 2006

SuaraSurabaya.net 15 Agustus 2006, 12:27:09, Laporan Eddy Prasetyo

ssnet| Semakin besarnya volume semburan lumpur dan asap yang keluar dari pusat erupsi lumpur dalam 2 hingga 3 minggu belakangan ini membuat panik banyak pihak. Tanggul di Siring jebol, relief well site pun tenggelam akibat semakin meningkatnya debit lumpur.

Apakah kenaikan volume semburan lumpur ini berkaitan dengan upaya killing well yang dilakukan baik di lokasi snubbing atau relief well?

Dr. –Ing. RUDI RUBIANDINI R. S Ketua Tim Independen dari ITB yang menangani penanggulangan semburan lumpur bawah permukaan yang ditemui suarasurabaya.net, Selasa (15/08) meyakini ini bukan dampak kegiatan pengeboran dari dua lokasi tersebut. Baca entri selengkapnya »


Siang Ini Bor Masuk, Nanti Malam Diketahui Letak Fish

Juli 12, 2006

12 Juli 2006, 15:10:38, Laporan Eddy Prasetyo (suarasurabaya.net)

ssnet| Mata bor yang dipersiapkan untuk menembus 200 meter lapisan semen di kedalaman 1.980 feet sudah masuk ke dalam sumur Banjar Panji 1. Diperkirakan Rabu (13/07) malam, lapisan semen yang melindungi sumur tersebut dari tekanan formasi bawah permukaan tersebut bisa ditembus dan bisa segera diketahui, dimana drill string (rangkaian mata bor yang ditinggal operator PT Medici Nusa Citra) –atau yang lazim disebut fish– berada.

Rangkaian mata bor tersebut panjangnya 400 meter di kedalaman antara antara 4.241 feet hingga 9.000 feet di bawah permukaan tanah menjadi penentu keberhasilan operasi killing well (mematikan sumber semburan lumpur di dalam sumur) ini. Baca entri selengkapnya »


Re: Luapan lumpur Sumur Banjar Panji – dari aspek Hukum – Replik

Juli 10, 2006

hukum.gif— In Migas_Indonesia@yahoogroups.com, “AW Adnan” <adnanw@…> wrote:
Rekan-Rekan Milis Yth,

Terimakasih saya ucapkan kepada para pembahas atas posting saya perihal diatas. Kepada Pak Kuswo tanggapan bapak tentang penyidikan telah aya tanggapi secara khusus. Kepada Pak Anpan, terimakasih, mudah-mudahan ada yang menindak-lanjuti tentang usulannya kepada DPR, sayang saya tidak begitu jelas usulan konkritnya bagaimana? Baca entri selengkapnya »


Mengapa interpretasi geologi bukan harga mati ? (2)

Juli 8, 2006

interp 1-2Interpretasi data geologi tidak akan pernah tunggal selalu saja ada kemungkinan lain. Namun demikian tetap dapat diambil sebebrapa mungkin satu interpretasi itu mendekati kebenaran. Di dalam geologi lebih dikenal mana yg lebih logis, dan mana yang kurang logis. Langkah-langkah operasional akan diambil/disesuaikan dengan interpretasi yang lebih logis, tentu saja.

Baca entri selengkapnya »


Mengapa interpretasi geologi bukan harga mati ? (1)

Juli 8, 2006

Tanpa interpretasiSudah beberapa kali diutarakan oleh ahli kebumian (geologi) bahwa interpretasi dalam bumi tidak dapat dianggap harga mati. Design sumur maupun design pengembangan lapangan yg dibuat engineer pun akhirnya juga bukan harga mati yang harus diikuti selama operasi. Walaupun design sudah menggunakan hitungan matematika dan perumusan yg sangat advance sekalipun, masih harus memiliki ketidakpastian. Baca entri selengkapnya »


MENGEBOR TANPA CASING (?) / LALAI MEMASANG CASING (?)

Juli 7, 2006

Sebuah tulisan ringkas dari Dr Andang Bachtiar (mantan ketua IAGI-Ikatan Ahli Geologi Indonesia)

MENGEBOR TANPA CASING (?) / LALAI MEMASANG CASING (?)

Andang Bachtiar – Arema  Baca entri selengkapnya »


Risk Exposure and Design

Juli 7, 2006

Dari diskusi di IAGI-net, tentang design dan operasi dalam pengeboran.

Risk exposure.

Baca entri selengkapnya »


First Note From ADB

Juni 20, 2006

[iagi-net-l] Lumpur Porong, ADB, dan tim-tim-an

Andang Bachtiar
Tue, 20 Jun 2006 01:39:51 -0700

Dalam 2 hari ini email saya tdk terima dari iagi-net, mungkin karena kepenuhan (gak ditengok-tengok selama week-end s/d pagi ini) terus bounching. Jadi, mohon maaf kalau belum sempat cawe-cawe ikutan nimbrung di lalu-lintas diskusi soal Lumpur Porong ini. Baca entri selengkapnya »


Apa itu “undergroud blowout” ?

Juni 6, 2006

Peristiwa yg terjadi di Sumur Banjarpanji-1 (BPJ-1) ini sangat memprihatinkan. Siapa saja sangat prihatin bahwa operasi pengeboran dengan niat baik untuk menambah pasokan energi ini mengalami musibah dan berubah menjadi bencana. Saat ini penelitian dilakukan oleh semua ahli di Indonesia, baik ahli kebumian, ahli konstruksi, ahli lingkungan, ahli sosial kemasyarakatan dll. Penelitian ini harus ditujukan sebagai suatu pembelajaran untuk lebih mengetahui apa yg terjadi dan apa yg harus dilakukan. Dan yang lebih penting bahwa penelitian ini bukanlah pengadilan. Bukan mencari salah siapa tetapi lebih banyak mengapa terjadi. Baca entri selengkapnya »