Diskusi Bawah Permukaan

disc1.pngBanyak yang dapat didiskusikan dalam kaitan kondisi bawah permukaan.

  • Geologi (batuan, lithology, struktur geologi, dll)
  • Geofisika (gravity, magnetic, heat-panas, pressures-tekanan, dll)

Silahkan berdiksui lewat kolom komentar dibawah ini.

25 Balasan ke Diskusi Bawah Permukaan

  1. farad mengatakan:

    Terus bagaimana cerita lapindo itu….dan apa yang akan terja….yang tau tolong kasih infonya supaya bisa bermanfaat bagi warga sekitar.

  2. usil mengatakan:

    Ya tentu saja data tehnis Star Pumpnya.

    Maksud aku, siapa tahu pak Dhe ‘lupa’, tapi sengaja aku pake
    istilah umpetin…..biar keren gitu lho!

  3. inyo mengatakan:

    sik2, bentar yg dimaksud bang Usil data teknis tsb, apakah data teknik “star pump” ato data teknisnya “bola keramik/bata” yah?

  4. inyo mengatakan:

    Bang Usil, klo soal trick2 publikasi sy ga faham, tapi PakDhe ga mungkin berbuat gitu lah

    soal pompa2. OmPapang + Pak RIrawan jago-nya, ga perlu data2 teknisnya beliau2 dah faham dg cukup menyebutkan STAR PUMP, nanti akan beliau uraikan panjang lebar kekurangan dan kelebihannya (klo beliau2 berkenan dan punya waktu lho??)
    klo ga percaya coba bang usil tanya ke P. RIrawan ato OmPapang…hayo, hehe…

  5. usil mengatakan:

    Udah usil komen!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!! lihat disebelah.
    giliran berikut adalah si Om
    dan pak RIrawan.

    Tapi pak Inyo, bagaimana ke-2 beliau itu bisa komen kalo gak ada
    data tehnisnya? Apa barangkali pak DHE sengaja umpetin?

  6. inyo mengatakan:

    Dalam mimpi saya OmPapang bilang: “Pak Arief Kurniawan, posting sini aja, ngiras pantes uji publik nanti kan ada komen yg ilmiah dari Pak RIrawan dan bang Usil, silakan kami sambut hangat ide bapak”
    untuk semantara komen2 beliau bisa Bapak Arief cermati di :

    https://hotmudflow.wordpress.com/diskusi/diskusi-hdcb-high-density-chained-ball/

    https://hotmudflow.wordpress.com/2007/02/16/hari-ini-bola-beton-mulai-sumbat-lumpur/#comment-11241

    https://hotmudflow.wordpress.com/diskusi/diskusi-hdcb-high-density-chained-ball/#comment-13621

    Dear OmPapang: Star Pump Om Djaja Laksana dah jadi tuh.. ! gimana. koq ga ada komen dari OmPapang neh ??

  7. usil mengatakan:

    Kirim ke: Mang Ipin,
    Tembusan ke: OMPAPANG!!!
    Tanggung dapat TIP

  8. arief kurniawan mengatakan:

    bismillah.
    kpd smua yg peduli atas penanggulangan lumpur lapindo.tolong kasih tau gimana cara kirim ide penanggulangan lumpur lapindo.soalnya saya mau kirim ide..
    minta komentar smua..
    bagaimana jadinya klo dlm jarak beberapa puluh meter dibwah pusat semburan kita masukan kembali dengan lumpur yang sudah di olah menyarupai bahan mmbuat keramik/batu bata bulat besar dalam jumlah banyak,lalu di gencet dari atas.kita tau sifat2 lumpur sangat menempel dengan tanah..
    gimana ya..
    thxs

  9. asbun mengatakan:

    sayang kalau dilewatkan atau lolos dari arsip:)) ada diskusi yang menarik:
    https://hotmudflow.wordpress.com/2007/06/20/puluhan-bangunan-terendam-semburan/#comments

  10. usil mengatakan:

    OmPapang! tuh diatas ada pak Ma’rufin yang saya yakin bisa banyak
    kontribusinya. Asset yang satu ini masih malu2 kucing, om!!
    Wah seruhnya, jika beliau bisa akut “main catur”. Tanggung omPapang,
    pak Janatan, pak Dedi dll gak kesepian.

  11. ompapang mengatakan:

    Pak Redy, posting sini aja , untuk wacana,ngiras pantes uji publik, nanti kan ada komen yang ilmiah dari pak RIrawan dan Pak Usil. Silahkan,kami sambut hangat ide Bapak!

  12. redy mengatakan:

    gimanasih cara nyampain saran buat LuSi, ya kalo aja metode aku bisa dipertimbangin.mungkin banyak anak-anak tambang yang lain atau jurusan lain yang punya saran buat LuSi tapi nggak ada wadah buat nampung saran atau karya mereka. walau orang asing gak bisa jangan anggap kita lebih bodo dari mereka dong

  13. Antoni mengatakan:

    Wah kerikil atau lempung ?
    Ukurannya sih kerikil kalau melihat di blog pakdhe atau dari Pak Amien ITS. Tapi ada yg bilang itu batu lempung, bukan andesit.
    Pakde klrifikasi duonk !

  14. Ma'rufin mengatakan:

    Geotermal apa blow out ? koq menurut LAPI ITB ada retakan sepanjang 600 m di area semburan lumpur. Retakan ini, kalo dikonversikan ke skala gempa, bisa mencapai 4 – 5 Mw lho. Cukup besar. Namun masalahnya ada tidak yang merasakan guncangan ini, khususnya seismometer2 di sekitar Porong / Jika tidak, apa mungkin kasus yang memicu mud volcano ini adalah aseismic slip ?

    Berita terbaru, katanya di materi lumpur ini sekarang ini muncul juga kerikil2 andesit. Wah, apa ini menunjukkan fase utama erupsi sudah hampoir berakhir ? Kalo iya, bisa lega kita

    Salam

    Ma’rufin

  15. Amien Widodo mengatakan:

    Sudut dalam keadaan kering 30, basah 40 drjt. Kerikil ini karena beratnya dan karena bentuknya yang pipih akan tertinggal dan membentuk kerucut gunung semacam kepundan. Air dan lumpurnya akan mengalir menjauh. Gunung kerikil akan meninggi sampai akan terjadi keseimbangan. Dengan sudut basahnya 40 maka kerucut gunung akan segera terbentuk dengan cepat, kalau tidak ada gangguan (diaduk-aduk)

  16. syahraz mengatakan:

    pak Rovicky,…

    Menu Diskusi – Diskusi HDCB koq ga jalan ya? Bukan menu yang disamping, tapi menu yang di atas… Itu lho … menu DISKUSI yang terletak di sebelah kanan BPJ 1 WELL DATA SHEET. Coba masuk Diskusi HDCB dari situ (bukan dari menu yang disamping) … kan ga bisa

  17. syahraz mengatakan:

    Kalau mencegah recharge air dengan dewatering mungkin ga ya?

    Maklum saya kan praktisi, jadi logikanya ya logika telo 🙂

  18. syahraz mengatakan:

    Runtuhnya dinding itu akibat underground blowout yang terus terjadi atau karena geothermal yang terus terjadi?

    apa dasar sumurnya mirip seperti sumur air di rumah saya? kalau sumur di rumah saya kan dasarnya cuma batu-batu biasa, trus airnya keluar dari dasar sumur itu. Kalau kasus lapindo gimana ya?

  19. Rovicky mengatakan:

    –> dari diskripsi lithologi (batuan) sebenernya sangat mudah membedakan antara hancuran bolton dengan hancuran dinding.
    Saya kira yang keluar itu hancuran dinding yang runtuh (tidak harus krn bolton looh). Nah proses rounded atau pembundaran ini karena aliran yang ada dibawah sana bergolak/turbulence (kalau menurut Pak Amien ini menunjukkan gejala fase kedua). DImana harus diperhitungkan juga bagi yang ingin menggunakan analisa fluid mechanics bahwa aliran dibawah sana adalah aliran turbulens (BUKAN LAMINER).

    Bentuk pipih ini cirikhas batulempung. Batulempung kalau hancur asalnya akan pipih-pipih seperti juga kalau kita punya kue lapis 🙂

    Karena turbulensi inilah maka runtuhan yang bentuk asalnya runcing2 menjadi terabrasi menjadi bunder2 dan pipih.

  20. ompapang mengatakan:

    bila bolton hancur dikedalaman 3000 meter, kerikil/split hasil stone crusher yang dipakai bahan beton, dalam perjalannya keatas sepanjang 3 km bertumbuk-tubmukan dan bergesekan seperti gabah masuk dalam mesin gilingan, bisa nggak ya menjadi very well rounded dan pipih ?

  21. Amien Widodo mengatakan:

    Mungkin ini bisa mengawali diskusi ini :
    Sudah kira-kira 2 bulan lalu semburan lumpur keluar kerikil berbentuk very well rounded dan pipih. Ini menujukkan gunung lumpur sudah memasuki fase 2 yaitu fase turbulensi dan keluarnya material kerikil tersebut.
    Kita mau menghitung sudut kritis kerikil yaitu dengan cara kerikil itu kita tuang dalam keadaan basah dan kering menunjukkan. Sudut kritis kerikil dalam keadaan kering

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: