Gubernur Jatim Minta Jalan Porong Bebas Lumpur

Maret 31, 2007

31/03/07 20:23

Sidoarjo (ANTARA News) – Gubernur Jawa Timur Imam Utomo mendesak Timnas Penanggulangan Semburan Lumpur di Sidoarjo (PSLS) untuk segera menyelesaikan aliran lumpur yang mengalir ke arah jalan raya Porong hari ini juga (Sabtu, 31/3), karena jalur ini merupakan urat nadi Jatim bagian Selatan dan Timur.

“Aliran lumpur sepanjang jalan raya Porong hari ini harus segera diselesaikan dan harus sudah bersih dari genangan lumpur, sehingga bisa digunakan kembali,” ucap Imam dalam kunjungannya ke lokasi Desa Siring, Kecamatan Porong, Sidoarjo, Sabtu.
Baca entri selengkapnya »

Iklan

Lumpur Lapindo meluber ke jalan raya Porong, Sidoarjo, Jatim.

Maret 31, 2007

Lumpur Lapindo meluber ke jalan raya Porong, Sidoarjo, Jatim.Liputan6.com, Porong: Banjir lumpur panas yang menyembur dari sumur PT Lapindo Brantas belum berhenti. Hingga Sabtu (31/3) siang, lumpur terus meluber dan menggenangi jalur rel kereta api dan jalan raya Porong, Sidoarjo, Jawa Timur. Perjalanan kereta api ke Malang terhenti total. Jalan raya Porong menuju Malang dan Banyuwangi ditutup total. Pengguna jalan dari arah Malang menuju Surabaya masih bisa melintas. Baca entri selengkapnya »


Lumpur di Jalan Kian Parah, Imam Utomo Tengok Langsung

Maret 31, 2007

31/03/2007 10:05 WIB    Budi Hartadi – detikcom
Sidoarjo – Genangan lumpur di ruas jalan raya Porong kian meluas. Saat ini lumpur panas sudah menggenangi seluruh badan jalan sepanjang 100 meter, sedangkan genangan air lumpur panas hampir 300 meter.

Hal ini membuat Gubernur Jatim Imam Utomo turun langsung meninjau lokasi di lapangan. Imam yang didampingi Jubir Timnas Penanggulangan Lumpur, Rudi Novrianto, tiba di lokasi, Sabtu (31/3/2007),sekitar pukul 09.25 WIB.
Baca entri selengkapnya »


Lumpur Menggenang, Rel Porong Akan Ditinggikan Lagi

Maret 31, 2007

31/03/2007 11:50 WIB
Budi Sugiharto – detikcom

Surabaya – PT KA Daops 8 Surabaya kembali akan meninggikan rel kereta api di Desa Siring, Kecamatan Porong, Kabupaten Sidoarjo, Jawa Timur. Tapi langkah itu bisa dilakukan apabila air lumpur sudah surut.

“Lumpur yang menggenang segera dicarikan aliran agar cepat mengering. Setelah kelihatan bantalan rel, baru ditinggikan 20 cm,” ungkap Kahumas Daops 8 Surabaya Sudarsono kepada detikcom, Sabtu (31/3/2007).
Baca entri selengkapnya »


Insersi Bola Benton Juga Sudah Dihentikan

Maret 31, 2007

KCM SIDOARJO, JUMAT–Selain ancaman terhadap rel KA dan juga dihentikannya aliran gas Pertamina di Porong, insersi (memasukkan) bola-bola beton untuk mengurangi semburan lumpur panas Lapindo Brantas Inc. di Porong, Sidoarjo, Jumat tadi juga kembali dihentikan.Padahal, sudah sepekan ini insersi tahap kedua dilaksanakan dan baru 23 untaian saja yang berhasil dimasukkan. Wakil Ketua Insersi Bola Beton Satria Bijaksana saat dikonfirmasi. Selain karena faktor kondisi cuaca dan kondisi tanggul cincin di pusat semburan sering terjadi “over topping. Baca entri selengkapnya »


Warga TAS Deadline 4 April

Maret 31, 2007

RADAR SIDOARJO      Sabtu, 31 Mar 2007
WARGA Perum TAS korban semburan lumpur Lapindo, mulai sedikit melunak. Mereka, mau bersabar menunggu terbitnya ketetapan tertulis tentang ganti rugi cash and carry, setelah kedatangan pimpinan Bakrie Group Nirwan Bakrie, dari luar negeri.

Meski demikian, warga Perum TAS juga menetapkan tenggat waktu yang cukup ketat. “Kami beri batas waktu hingga 4 April. Setelah tanggal itu, harus sudah ada keputusan yang konkret dalam bentuk dokumen otentik,” tegas Koordinator Tim Perunding Sumitro, yang mewakili warga Perum TAS. Baca entri selengkapnya »


Raya Porong Digenangi Lumpur

Maret 31, 2007

RADAR SIDOARJO      Sabtu, 31 Mar 2007

SIDOARJO – Tak hanya terancam tenggelam, rel Kereta Api (KA) di sekitar luapan lumpur terus diluberi lumpur karena adanya penurunan tanah. Kemarin, jalur rel KA di Kelurahan Siring, Kecamatan Porong lagi-lagi anjlok. Begitu pula Jl Raya Porong, sejak tadi malam juga telah kemasukan air lumpur.

Akibatnya, selama beberapa waktu ruas jalan yang arah Gempol sempat ditutup beberapa saat. Upaya itu dilakukan, agar konsentrasi penurunan sirtu sebagai bahan untuk menghadang aliran lumpur bisa makin cepat dan optimal.
Baca entri selengkapnya »