Jalur Rel Ambles di Porong Tak Berdampak Perjalanan KA

November 14, 2010

Minggu, 14/11/2010 18:11 WIB
Jalur Rel Ambles di Porong Tak Berdampak Perjalanan KA
Imam Wahyudiyanta – detikSurabaya Foto: Suparno

Surabaya – Amblesnya tanah di dekat jalur rel kereta api di Desa Jatirejo, Porong, Sidoarjo, sedalam 5 meter berdiameter 2 meter, tidak berdampak terhadap perjalanan kereta api (KA). Aktivitas KA tetap berjalan meski harus melambatkan lajunya.

“Dampak perjalanan kereta akibat amblesnya tanah tidak ada. Antisipasinya yakni dengan pembatasan kecepatan,” kata Humas PT KA Daops VIII, Sri Winarto, saat dihubungi detiksurabaya.com, Minggu (14/11/2010). Baca entri selengkapnya »

Iklan

Tembok Rumah Warga di Siring Barat Roboh

November 14, 2010

Selasa, 02/11/2010 12:30 WIB
Tembok Rumah Warga di Siring Barat Roboh
Suparno – detikSurabaya
Sidoarjo – Wilayah Siring Barat yang berjarak 500 meter dari pusat semburan utama lumpur Lapindo benar-benar dalam kondisi rawan dan berbahaya bagi penduduk sekitar.

Seperti yang dialami Iskanah (42), warga RT 2 RW 1 ini. Tembok rumahnya di sisi kiri roboh dan menimpa tembok rumah tetangganya. Kejadian itu diketahuinya pada pukul 08.00 WIB, Selasa (2/11/2010). Baca entri selengkapnya »


Dianggap Bahayakan Rel KA, Bangunan yang Ambles Dibongka

November 14, 2010

Kamis, 21/10/2010 15:30 WIB
Dianggap Bahayakan Rel KA, Bangunan yang Ambles Dibongkar
Suparno – detikSurabaya

Sidoarjo – Tiga bekas toko yang ambles sedalam 6 meter di Desa Jatirejo, Porong, Sidoarjo diratakan dengan tanah. Pasalnya tiga bangunan tersebut dianggap membahayakan rel kereta api. Bekas bangunan kemudian ditutup dengan pasir dan batu. Baca entri selengkapnya »


3 Bekas Toko Dekat Rel KA di Porong Ambles 6 Meter

November 14, 2010

Rabu, 20/10/2010 10:47 WIB
3 Bekas Toko Dekat Rel KA di Porong Ambles 6 Meter
Suparno – detikSurabaya

Bangunan Amblas di Porong/Suparno

Sidoarjo – Tiga bangunan bekas toko yang berada di Desa Jatirejo Barat RT 1 RW 1 Kecamatan Porong, Sidoarjo ambles. Bangunan itu amblas sedalam 6 meter dan diameter amblas 7-8 meter.

Bangunan itu milik Marwan, Roni dan Kirman. Bangunan bekas jualan buah itu lama ditinggal pemiliknya. Bangunan Ambles pada pukul 06.00 WIB, Rabu (20/10/2010).
Baca entri selengkapnya »