Maps
Peta Geologi Jawa Tengah - Jawa Timur
Dan Lokasi mudflow/mud volcano.
Denah lokasi sumur Banjarpanji-1 dan tempat keluarnya lumpur panas.
1.70 31′ 40.5″, 1120 42′ 23.34″ - (Sumur bor +/- 80 m keluar air +pasir hitam.
2.70 31′ 32.22″, 1120 42′ 28.08″ - Keluar air pekati.
3.70 31′ 40.5″, 1120 42′ 23.34″ - Keluar air.
4.70 31′ 33.72″, 1120 42′ 47.34″ - Keluar air semburan (bublle) di lima titik +/- 15 m dari titik koordinat
5.70 31′ 28.92″, 1120 42′ 55.74″ - Keluar buble +/- 25 m selatan titik koordinat
sekarang yang masih mengeluarkan umpur hanya yang no.3
Status Oktober 2006
Keterangan lengkap baca disini.
Peta ini dipakai pada saat TimNas menangani semburan Lusi
Hasil jepretan Ikonos January 2007

Keterangan lihat dan baca disini
Update map 1 Sept 2007









September 18, 2006 pukul 4:37 am
Map pandangan atasnya tolong diperbaruhi dong!
Trims
Oktober 20, 2006 pukul 3:53 am
terimaskasih atas informasi tematiknya……mungkin bisa dishare tematik lain, saran saya diconvert ke pdf atau jpg biar filenya kecil,atau bisa req peta tidak?????
Nopember 22, 2006 pukul 5:55 am
Bapak, bisakah dikirimkan foto map-lumpur-01-oktober-2006.jpg aslinya. atau mungkin dimanakah saya bisa down load peta tersebut.
terimkasih,
Fathoni - Sidoarjo
Nopember 23, 2006 pukul 6:05 am
Hi, soal ledakan pipa gas di area lumpur Lapindo tadi malam, apakah bisa minta kontak ahli (Tim Geo ITS?) yang ada di Surabaya yang bisa menjelaskan kejadian itu dalam bahasa Inggris? Terima kasih
Nopember 27, 2006 pukul 2:50 am
Sebagai salah satu dari sekian ribu korban semburan lumpur panas lapindo, bolehkah kami ini meminta agar dapat di uploadkan peta jajaran sumber gas yang mengalir dari Porong hingga pulau madura. karena sesuai info yang saya dapat dariseorang rekan yg pernah mengikuti rapat dengan lapindo, ia melihat bahwa antara rentang porong, pesisir timur surabaya timur hingga madura adalah zona aliran gas. mhon informasi dan keterbukaannya mengenai hal ini, agar kami pun dapat mengetahui, bahwa disekitar kami ternyata merupakan daerah aliran gas. dan kami dapat memantau lingkungan kami dari anjing-anjing rakus yang hanya memikirkan perutnya sendiri ketika mereka melakukan explorasi mengambil dan mengolah gas tersebut. paling juga keuntungan dari pengolahan gas itu tidak pernah mengalir ke rakyat. Andaikata semua hasil alam inti sebagian keuntungannya di distirbusikan dengan terbuka di indonesia, saya yakin tidak ada rakyat miskin. Brunai saja bisa…masak kita yang lebih besar dari Brunai ndak bisa…tapi kalo selama banyak tikus-tikus dan monyet-monyet rakus yah… lapindo ini salah satu contoh kerakusannya, wong cilik mesti dadi tumbale…soro tenan urip nang negorone dewe, mosok ora ono rasa tentrem urip…
thanks for your help, if you have one, kindly please upload it for us.
Nopember 30, 2006 pukul 1:51 am
Apakah kandungan endapan yang ada di bawah Porong sama dengan kandungan yang ada dari Bledug Kuwu? Mungkinkah semua cekungan sepanjang randublatung kaya minyak dan gas bumi?
Nopember 30, 2006 pukul 2:53 am
Secara teoritis, menurut literatur geologi, Jawa terbentuk baru pada tertier akhir, berupa sedimen laut yang terangkat. Wilayah dari selatan Muria Jateng hingga selat Madura termasuk Porong merupakan cekungan yang penuh sedimen. sangat mungkin bawah cekungan berupa kandungan minyak dan gas. Itu terjadi karena wilayah Indonesia sebagian besar berupa dangkalan laut yang kaya ikan dan plankton, sehingga sisa ikan dan plankton yang mati sangat banyak, merupakan cadangan potensial minyak dan gas bumi. Any comment?
Nopember 30, 2006 pukul 11:25 am
dimana sy bisa mendapatkan penjelasan resmi rencana kedepan tentang pembuangan lumpur panas, banyak alternatif tetapi yang terakhir adalah membuang ke sungai namun karena kapasitas (teknis) pompa maka hal tersebut dapat dilakukan walau banyak kebndala. BTW ada koment ide utk membuang lumpur ke daerah lain……I think (hanya ide gile tim kecil kami dan masih terus digodog), buang aja ke laut dalam ato ke daerah yang mau direklamasi. Satu hal telah diusulkan adalah buang lumpur ke psisir pasuruan utk green belt, but it can be a new conflict for the pasuruan government, because it would be monitor well. Llau siapa yang bertanggung jawab?????
butuh saran lagi dari para suhu…….
pyudi@dkp.go.id
Januari 9, 2007 pukul 7:42 am
Mau tanya tentang perkembangan penanganan bencana terakhir..
terutama dari bidang ketekniksipilannya…
karena saya dari mahasiswa teknik sipil ITB membutuhkan data2 tersebut sebagai kajian mata kuliah mekanika tanah…
data2 tim nas penanggulangan bencana lumpur porong bisa dikirimkan via email ke
adib150@students.itb.ac.id
terima kasih
Maret 8, 2007 pukul 2:31 pm
tolong bagi semua aja, sapa yang tahu jalur alternatif dari tanggulangin ke pasuruan tanpa melewati porong tolong saya diberi tahu lewat mana jalur-jalur alternatif tersebut (nama jalan 1 - nama jalan 2 - nama jalan 3 - dll)
Maret 13, 2007 pukul 11:36 am
Interesting to see how this enormous disaster is unfolding, with new floodings in Gempolsari, I wonder how the people in Sidoarjo - city feel, observing the mud coming nearer to them everyday, and nothing is done to stop it. Not a small city! In 2 years wiped off the map? Who knows.
Maret 16, 2007 pukul 3:00 am
saya mau tanya PENYEBAB,GAMBAR,PENANGANAN,DAMPAK,SEJARAH DULUNYA DAN SEMUA tentang LUMPUR LAPINDO karena saya mau buat KARYA ILMIAH TTG LAPINDO.Saya Pelajar kelas XI jurusan IPA, DI SMA NEGERI 1 PURWOREJO.Thx.
Maret 16, 2007 pukul 3:04 am
Tigor,
Wah tentunya anda pelajar yang rajin buka internet kan ?
Nah tinggal dicari satu-satu saja diweb ini, klik sana sini, gunakan search atau mesin pencari.
Atau juga baca di web dongen saya disini : rovicky.wordpress.com disana banyak tulisan tentang semburan ini … klick saja dibawa untuk ngeliat tulisan-tulisan yang sebelumnya
Selamat menulis !
April 4, 2007 pukul 11:04 am
Map yg ter baru ada gak???. Kalo aku sich udah bosan dgn janji-2, dan buktinya tdk bisa ditangani. Bahkan orang-2 yg prof udah angkat tangan, mereka bilang udah terlambat. Aku usul bagaimana kalo tanah, rumah,properti yg udah teredam dibayar trus tempat semburan dijadikan obyek wisata.
April 10, 2007 pukul 11:40 am
nyari petanya dari mana ya???boleh juga tuh bisa ga ya lebih deket lagi????
April 13, 2007 pukul 3:01 am
klo pake google earth bisa gak ya..?
April 23, 2007 pukul 3:49 am
sebagai tetangga yang bersebelahan 4 km dari lokasi saya sering di ledek atau mungkin di ingatkan sama teman teman alumni geologi UPNVYK , “ntar akan terjadi gempa , ,menyusul amblesnya area disekitar hole , kenapa pemerintah masih “lelet ” ya ? mbangun spilway aja arahnya keliru , menurut saya yang awam itu mbuang - mbuang uang , kalau mau bikin spilway ya arahnya direct aja ke laut , trus proses membawa lumpur ke laut itu juga jangan mengandalkan glontoran air sungai porong , bikin spilway lurus yang kanan kirinya bisa dilalui alat berat untuk penarik lumpur bisa exactfator/ “begho” atau yang lainnya . penggunaan pompa itu juga mbuang duwit . lebih nyumpel pakai bola - bola , mbok dipikir wonh holenya aja dah 50 meter kok disumpel , semoga para pemikir bisa mikir yang sareh , nggak ego . JALAN TERMUDAH adalah mengarahkan ke LAUT tapi bukan sperti sekarang caranya , apa nggak malu di ketawain sama dunia luar , tapi yang lebih penting masak NDESOKU AREP DI LELEP PISAN gimana neh ? kalau di liat dari gogleearth jarak rumahku sama pendopo kabu paten sebanjar lurus berarti pendopopun lenyap , lenyap pula kabupaten sidoarjo dari peta digantikan SIDOARJO MUD VOLCANO “
Mei 2, 2007 pukul 4:52 am
Aku lihat ada beberapa postingan yang butuh peta alternatif menghindari porong, aku nemukan peta yang lumayan bagus jalur alternative yang bisa di-download dari :
http://www.eastjava.com/info/porong/
Semoga berguna
Mei 9, 2007 pukul 5:57 am
jalan alternatif, gampang tapi kalau tanya nama jalan sulit karena lewat jalan desa. Tapi kalau lewat pasar ngaban terus belok kiri insyaallah disetiap tikungan ada arek-arek yang jaga dan ngasih tahu arahnya. ampe malam kok. ojo kuatir
Mei 21, 2007 pukul 4:34 am
adakah file KMZ atau KML untuk google earth?
Mei 21, 2007 pukul 8:44 am
Apa ngak sebaiknya luapan lumpur dibiarkan saja..namun lebih diprioritaskan pada penyelesaian dana pembebasan masyarakat yang terkena musibah. Harapan pada nantinya lokasi akan terjadi looping sambil luapan lumpur diarahkan ke arah timur (laut).
Mei 22, 2007 pukul 9:35 am
Ya… sekarang kita mengupayakan, agar selesai saja
Mei 30, 2007 pukul 8:48 am
meski kita2 sdh make doa/istiqosah bersama tp tetap juga saya harapkan kpd tecnical team nya agar dapat sulusi di logika nya ,saya akan coba jg
apakah kalo pake nitro cair yg dikemas dlm tabung dan kemudian di insersi ke dlm sumur dan sekira sdh setengah di blast ,{maaf} mungkin ini hny saran yg ngawur,,,,,,,saya akan doakan ke all tecnikal agar cepat dpt solusi nya untuk mengatasi hal ini , dan take care kalo lagi di lapangan ,,,,
September 29, 2007 pukul 2:04 am
makasih buanyak informasiNYA ,TERUTAMA GAMBAR2 PETANYA SAYA SEBAGAI MAHASISWA JURUSAN GEOGRAFI MERASA TERBANTU DENGAN PETA2 TSB
Oktober 17, 2007 pukul 1:50 am
Assalamu ‘alaikum
Pak Dhe
Ma’af Lahir Batin
Pak Dhe gak ada gambar / map yang baru nich ?
Oktober 24, 2007 pukul 11:12 am
Makasih atas update map-nya
Nopember 22, 2007 pukul 10:19 am
Foro Satelit terbaru dari Google click disini
Desember 26, 2007 pukul 4:15 am
kayaknya sampai saat ini pemerintah masih lelet untuk menanganin lumpur lapindo,bok ya mikirin nasib wong cilik,ojo mikir karebbe dewe.tolong donk para bupati,gubenur ojo turu ae….. ingak-ingak sampeyan dipilih rakyat dan untuk rakyat,maka dari itu harus mikirin nasib rakyat.
Februari 14, 2008 pukul 7:23 am
Halo Pak, saya mahasiswi S2 di National Univ of Singapore, kebetulan sedang membuat tugas makalah tentang kecelakaan eksplorasi di Asia Tenggara, jadi saya mengangkat masalah Lapindo. Postingan2 di blognya sangat membantu untuk memahami masalah lumpur Lapindo dari awalnya. Bisakah saya memperoleh peta sub-surface geology area sekitar Lapindo untuk data yang lebih lengkap dalam menyusun tugas.
thx.
Mei 8, 2008 pukul 3:45 am
Terima kasih sekali informasi peta 1 sept 2007 nya..
boleh tidak saya mendapatkan resolusi yang detil?
bolehkah peta tersebut saya jadikan acuan penelitian?
atau sebaiknya saya menghubungi siapa?
apakah ada peta kondisi 2008?
apakah ada data lokasi semburan2 liar di luar penampungan lumpur?
apakah ada data tentang penurunan tanah nya?
terima kasih sebelumnya..
Mei 29, 2008 pukul 9:44 am
Sudah 2 tahun berjalan saya harap agar hasil audit dari POLDA JATIM Harus disampaikan ke Rakyat JATIM,sampai sekarang hasil dari Audit pada Lapiindo Inc belum pernah disampaikan,dan kejujuran diatas segalanya dalam mengaudit laporan data penyulingan Gas yang dilakukan oleh Lapindo. Apakah POLDA,GUBENUR, Bupati dan pihak terkait memang bungkam dan melupakannya,Saya adalah warga Sidoarjo yang asli lahir nang Suroboyo. Terkutuklah mereka yang membiarkan orang-orang yang telah membuat sengsara orang lain bila tidak bertanggung jawab dan memulihkan kehidupan orang yang telah disengsarakan.