| Volcano Lusi – Muddy Justice |
http://english.aljazeera.net/programmes/peopleandpower/2009/05/200951912718478492.html
| Volcano Lusi – Muddy Justice |
http://english.aljazeera.net/programmes/peopleandpower/2009/05/200951912718478492.html
Senin, 11 Mei 2009 | 19:31 WIB
TEMPO Interaktif, Jakarta: Kejaksaan Agung menyatakan bahwa kasus lumpur Lapindo tidak dapat dibawa ke persidangan jika pendapat ahli masih berbeda. “Keterangan ahli harusnya satu pendapat,” kata Jaksa Agung Hendarman Supandji, dalam rapat kerja antara Komisi III dan Kejaksaan Agung di Senayan, 10 Mei 2009. Baca entri selengkapnya »
Tuesday, 12 May 2009 03:00 WIB WASPADA ONLINE
JAKARTA – Kejaksaan Agung menyatakan bahwa kasus lumpur Lapindo tidak dapat dibawa ke persidangan jika pendapat ahli masih berbeda. “Keterangan ahli harusnya satu pendapat,” kata Jaksa Agung Hendarman Supandji, dalam rapat kerja antara Komisi III dan Kejaksaan Agung di Senayan, Senin (11/5). Baca entri selengkapnya »
SENIN, 11 MEI 2009 11:29 WIB
| DEPARTEMEN ENERGI DAN SUMBER DAYA MINERAL REPUBLIK INDONESIA SIARAN PERS SEMBURAN LUMPUR SIDOARJO TIDAK MENGANDUNG MINYAK MENTAH |
| Baca entri selengkapnya » |
Semburan Lumpur Bisa Dihentikan
SURYA/SUGIHARTO
Kondisi luapan lumpur Lapindo, Porong, Sidoarjo, Jawa Timur, Kamis (29/5). Dua tahun tragedi luapan lumpur yang terjadi sejak 29 Mei 2006 ini membenamkan empat desa yaitu Siring, Jatirejo, Kedungbendo, dan Renokenongo. Ribuan orang kehilangan rumah dan mengungsi.
Jumat, 12 September 2008 | 16:36 WIB Baca entri selengkapnya »
22/03/09 09:01
Jakarta (ANTARA News) – Pemerintah ataupun pihak Lapindo harus berhati-hati menyikapi keluarnya minyak dari lumpur Lapindo, Sidoarjo dan sebaiknya mulai memantau kawasan itu. Baca entri selengkapnya »
21/03/09 18:10
Sidoarjo (ANTARA News) – Badan Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (BP Migas), Sabtu, mengambil sampel lumpur Lapindo menyusul ditemukannya cairan pekat yang menyerupai minyak mentah yang keluar dari semburan lumpur Lapindo. Baca entri selengkapnya »
Polisi membubarkan korban Lapindo di depan Istana Negara.
20/03/2009 05:06 – Lumpur Lapindo
Aksi Korban Lapindo di Depan Istana Dibubarkan Polisi
Liputan6.com, Jakarta: Ratusan korban lumpur Lapindo yang tengah tertidur lelap di depan Istana Negara mendadak terusik oleh kedatangan personel Kepolisian Resor Jakarta Pusat, Kamis (19/3) dini hari. Polisi meminta mereka segera membubarkan diri karena aksi mereka sudah melewati batas waktu. Namun permintaan polisi ditolak para pengunjuk rasa. Karena menolak dievakuasi, polisi terpaksa memindah paksa sejumlah pengunjuk rasa. Baca entri selengkapnya »
Jakarta (ANTARA Nedws) – Massa korban lumpur Lapindo dari Sidoarjo, Jawa Timur, kembali menyambangi Istana Kepresidenan Jalan Medan Merdeka Utara, Jakarta Pusat, Kamis, untuk berunjukrasa. Baca entri selengkapnya »
Jakarta (ANTARA News) – Ratusan korban lumpur Lapindo kembali berunjuk rasa di depan Istana Merdeka di Jalan Medan Merdeka Utara, Jakarta Pusat, Rabu, mendesak agar pihak PT Lapindo membayar ganti rugi sesuai dengan Peraturan Presiden No 14/2007. Baca entri selengkapnya »
25/02/09 17:21
Surabaya, (ANTARA News) – Menteri Negara Lingkungan Hidup (Meneg LH), Rachmat Witoelar, menyesalkan pembuangan lumpur PT Lapindo Brantas Incorporated ke Sungai Porong, Sidoarjo. Baca entri selengkapnya »
23/02/09 17:13
Sidoarjo, (ANTARA News) - Pencairan dana korban lumpur melalui rekening BRI akan dimulai pada awal Maret 2008. Kepastian itu disampaikan langsung oleh Vice President PT Minarak Lapindo Jaya, Andi Darussalam Tabusalla di Pendopo Kabupaten Sidoarjo,Senin. Baca entri selengkapnya »
23/02/09 13:50
Jakarta
(ANTARA News) – Wakil Ketua Dewan Pengarah Badan Penanggulangan Lumpur
Sidoarjo (BPLS) Bachtiar Chamsyah mengatakan, masalah pembayaran ganti
rugi korban luapan lumpur PT Lapindo Brantas akan diproses secara hukum
jika perusahaan yang bersangkutan tidak menepati janji, membayar ganti
rugi sesuai kesepakatan. Baca entri selengkapnya »
20/02/09 16:46
Jakarta (ANTARA News) – Pemerintah menganggap penyelesaian ganti rugi korban luapan lumpur Lapindo sebesar Rp15 juta per bulan per berkas sudah yang terbaik, setelah PT. Minarak Lapindo Jaya menunggak dari komtmen Rp30 juta per bulan per berkas. Baca entri selengkapnya »
17/02/09 17:31
Jakarta (ANTARA News) – Pemerintah meminta PT Minarak Lapindo Jaya berunding kembali dengan korban luapan lumpur Lapindo Brantas di Sidoarjo, Jawa Timur, untuk menyelesaikan masalah pengangsuran sisa pembayaran ganti rugi bagi korban. Baca entri selengkapnya »